Asteria Ismi Sawitri Hajar Pelakor Wenny Handayani

Asteria Ismi Sawitri Hajar Pelakor Wenny Handayani

suarahukum.com - Dekatnya Wenny Handayani dengan Zacharia Fananov, merusak rumah tangga Asteria Ismi Sawitri. Karena cemburu buta, cinta segitiga ini pun berujung petaka. Asteria Ismi Sawitri tak lain istri dari Zacharia Fananov pun akhirnya dipenjara,

Wenny Handayani saat hadir dalam persidangan mengaku, petaka ini terjadi saat ia selesai sholat Ashar di Mushola Grand City Mall Surabaya. Saat itu, ia duduk masih menggunakan mukena sambil memainkan handphonenya.

Terdakwa melihat saksi Wenny Handayani chating (berkomunikasi) dengan Zacharia Fananov yang merupakan suami terdakwa. Sontak terdakwa emosi dan berusaha merebut handphone sembari mengatakan pelakor, pelacur serta sempat menarik jilbab sehingga kelihatan rambut.

"Terdakwa juga memukul dengan tangan kosong kearah pipi kanan dan kiri lebih 5 kali. Mencakar serta mengigit dari musholla hingga toilet," kata Wenny di Ruang Sari 3 Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, , Rabu (9/6/2021).

Wenny Handayani menambahkan, setelahnya diajak ketemu sama Asteria Ismi Sawitri di daerah Sidosermo Surabaya. Dalam pertemuan hampir 3 jam, ia dipaksa untuk membuat surat pernyataan agar masalah ini selesai tetapi saya tolak.

"Jadi terdakwa ini pernah datang kerumah saya terus-menerus meneror saya, dia mempermalukan saya pada tetangga, saudara dan keluarga besar saya. Dia juga datang dikantor saya, bahkan dia setiap hari ada semua chatnya," terang korban Wenny dipersidangan.

Sementara, menanggapi keterangan saksi korban, terdakwa membantah melakukan pemukulan maupun penamparan terhadap saksi korban. "Tidak ada penamparan sama sekali. kalau gigit iya, karena dia berusaha merebut hpnya dan mau menghapus chat-chat nya. Karena sebelumnya saya melihat sendiri dia chat sayang-sayangan sama suami saya. Dia menunggu kerja suami saya, dan janjian makan bareng. Istri mana ya yang kuat," kata terdakwa.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Darwis dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya, sebagai pengganti JPU Anggraini, mendakwa terdakwa dengan Pasal 351 ayat (1) KUHPidana. (Am)

Dituntut 4 Tahun, Penipu Sarung Diputus 10 bulan
Sekolah SPI Bantah Ada Kekerasan Seksual Anak