suarahukumcom@gmail.com 0812345678

Redaksi

suarahukum.com - HBS alias MH anak Parman yang mengendalikan dua perusahaan besar kayu ilegal asal Papua, CV Alco Timber Irian (ATI) dan CV Sorong Timber Irian (STI), akan segera disidangkan di Sorong, Papua Barat. Direktur Penegakan Hukum Pidana Kementerian Lingkungan Hidup Dan Kehutanan (KLHK) Yazid Nurhuda mengatakan, penyelesaikan berkas perkara dengan cepat dan tepat waktu merupakan bagian dari akuntabilitas dan tanggung jawab Ditjen Gakkum LHK kepada publik dan negara. “Tersangka...

suarahukum.com - Jual 88 unit hanphone perusahaan, Achmad Faisol Dardiri bin Mochamad Tamrin warga Jalan Genteng Sidomukti No 61-63 Surabaya, oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Irene Ulfa dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjung Perak Surabaya, dituntut 3 tahun penjara. Tak heran jika pemuda 26 tahun ini diputus oleh hakim 2 tahun penjara. “Dituntut 3 tahun, diputus 2 tahun penjara,” kata JPU Irene Ulfa, kepada Potretkota.com, Jumat (12/4/2019). Menurut dakwaan, sejak Maret-November...

suarahukum.com - seusai sidang agenda tuntutan tertunda, Dhani Ahmad Prasetyo bersitegang dengan pihak petugas kejaksaan. Alasannya, pentolan Dewa 19 ini hendak dibawa ke mobil tahanan, terdakwa yang saat itu ditanya wartawan, berhenti sejenak untuk wawancara. Aldwin Rahadian salah satu pengacara Ahmad Dhani menilai, perlakuan petugas dari Kejaksaan tidak seharusnya menghalang-halangi kliennya. Karena menurutnya, di dalam kliennya sudah bicara pada petugas yang mengawalnya ingin bicara dengan...

suarahukum.com - Akbar (18), Albyzia Pramana (19), Nur Halimah (20), Firda Bella Susanti (21) dan Estrima (25), beberapa waktu lalu oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Damang Anuwibowo, dituntut 7 tahun penjara. Meski tuntutan maksimal, Ketua Majelis Hakim R. Anton Widyopriyono memberikan hukuman kepada para terdakwa dengan 2 tahun penjara. “Menjatuhkan pidana kepada masing-masing terdakwa 2 tahun penjara,” katanya, diruang Sari 2 Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Rabu...

suarahukum.com - Alfan Cahya Septiyan (26) asal Jember ini dituntut 3 tahun penjara dalam kasus kecelakaan lalu lintas, di Pengadilan Negeri (PN) Suranaya, Senin (8/4/2019). "Menyatakan bahwa terdakwa telah dinyatakan bersalah secara sah dan meyakinkan melakukan pelanggaran lalu lintas yang menyebabkan jatuhnya korban. Maka itu menjatuhkan tuntutan selama tiga tahun penjara di kurangi selama terdakwa berada dalam tahanan," kata Jaksa Penuntut Umum (JPU) Darwis dari Kejaksaan Negeri (Kejari)...

Top