suarahukumcom@gmail.com 0812345678

Redaksi

suarahukum.com - Sidang lanjutan dengan terdakwa Winarto Gunawan warga Kali Anyar Kulon Surabaya, terkait pemalsuan buku nikah dengan agenda keterangan saksi dan pemeriksaan terdakwa dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Johannes di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya. Dalam Keterang saksi kepolisian mengatakan pada awalanya ada informasi terkait pembuatan KTP palsu secara sistematis. "Kami menangkap Silvi pada 14 Oktober 2019, setelah digeledah ditemukan 2 buku nikah palsu.Dari keterangan Silvi buku...

suarahukum.com - Kepergok membawa senjata tajam jenis clurit, Ody Sundawa diadili oleh Ketua Majelis Hakim Rochmad diruang Sari 2 Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Selasa (7/1/2020). Dalam persidangan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Hasan Effendi dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjung Perak, Surabaya. Didakwa pasal darurat."Terdakwa Ady Sundawa didakwa Pasal 2 ayat (1) UU Darurat No.12 tahun 1951 tentang senjata tajam, senjata api, bahan peledak," ujarnya. Penangkapan Ody Sundawa dilakukan...

suarahukum.com - Edarkan kosmetik ilegal, Jong Lie dihukum 1 tahun percobaan oleh Ketua Majelis Hakim Pujo Sulaksono di ruang Garuda 2, Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Selasa (07/01/2020). "Mengadili, menjatuhkan hukuman pidana percobaan selama satu tahun, terhadap terdakwa Jong Lie," ujar Hakim Pujo didengar oleh terdakwa. Mendengar putusan tersebut, terdakwa Jong Lie menyatakan menerima. Sedangkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur, Sri Rahayu menyatakan pikir...

suarahukum.com - Dihukum 4 tahun penjara soal sabu-sabu oleh Ketua Majelis Hakim Edi Prayitno, terdakwa Eka Rama Diansyah dicegah banding oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Samsu J Efendi Banu dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya. "Menjatuhkan hukuman 4 tahun penjara, denda Rp 800 juta subsider 1 bulan kurungan," ujar Hakim Edi, diruang Sari 3 Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Senin (23/12/2019). Mendengar putusan hakim, JPU Samsu dengan spontan mencegah terdakwa untuk banding. "Terima saja,...

suarahukum.com - Dianggap bersalah jadi bandar sabu kiloan, Samsul Hadi oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Yusuf Akbar dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjung Perak, Surabaya, dituntut hukuman pidana seumur hidup. Karena dituntut sangat berat, terdakwa mengajukan pembelaan melalui kuasa hukumnya dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Orbit. Namun, pengajuan tersebut ditolak oleh JPU. "Tetap pada tuntutan," ucap Jaksa Yusuf, usai mendengar pledoi PH terdakwa. "Baik, kita tunda sidang sampai tanggal 30...

Top