Yuliza Komplotan Pengedar Sabu Diadili

Yuliza Komplotan Pengedar Sabu Diadili

suarahukum.com - Memberi sabu pada teman sendiri, Yuliza jadi pesakitan Ruang Garuda 2 Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Senin (1/3/2019). Dalam persidangan, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Duta Mellia dari Kejari Tanjung Perak Surabaya mendakwa terdakwa Pasal Pasal 114 ayat (1) Undang-undang RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Saat ditanya hakim Dede, terdakwa mengaku bahwa dirinya bukan pengedar atau menjual sabu, lantaran hanya kasih imbalan sabu pada temannya yang berhasil menagih uang pada orang.

"Saya tidak menjual atau mengedarkan majelis, tapi saya hanya pemakai," dalih terdakwa Yuliza pada hakim.

Diketahui dalam dakwaan, bahwa Yuliza Binti Amri Jasman bersama Supriyatin Bin Kadis Suwandi (berkas terpisah) ditangkap Satreskoba Polrestabes Surabaya pada hari Selasa 13 November 2018 pukul 12.30 Wib di Jl. Garuda 177, Semambung, Gedangan, Sidoarjo dengan barang bukti 2 poket sabu seberat 1,10 gram serta 1 pipet kaca sisa pakai sabu dengan berat 2,94 gram, alat hisap atau bong, korek api, Buku rekening BCA No. 6750496367 atas nama Yuliza serta ATM ny.

Terdakwa mendapatkan sabu dari Saiful alias Racun (DPO) seharga Rp 3 juta, untuk dijual kembali dan digunakan sendiri. Sabu diberikan DPO dengan cara diranjau daerah Juanda Sidoarjo. Setelah terdakwa mengambil barang tersebut, terdakwa mentrasnfer uang sesuai perjanjian.

Terdaka juga menemui pengedar sabu Surabaya, Supriyantin (berkas terpisah) di daerah Polres Sidoarjo. Tak lama, teman lain Moch Ali mendatangi terdakwa meminta paketan narkotika yang baru dibelinya dari Saiful. Sabu yang diminta Ali, kemudian ‘dicubit’ alasannya terdakwa sebagai imbalan. (Am)

Belum ML, Vanessa Angel Menerima Rp 35 juta
Pemilik Ganja, Ineks, Sabu & Doble L, Dihukum 10 Tahun