Urung Diperiksa Kejaksaan, Henry Jocosity Gunawan Terbaring di Ambulans

Urung Diperiksa Kejaksaan, Henry Jocosity Gunawan Terbaring di Ambulans

suarahukum.com - Henry Jocosity Gunawan, pengusaha properti Surabaya menjalani pemeriksaan tahap II di Kejari Surabaya, Senin (9/7/2018) kasus dugaan penipuan dan penggelapan. Namun, saat akan diperiksa, bos PT Gala Bumi Perkasa (GBP) ini terlihat tak berdaya dalam ambulans.

Melihat kondisi Henry tidak memungkin untuk dimintai keterangan, pihak Kejari Surabaya pun menunda pemeriksaannya. "Kami informasikan hari ini kami menerima pelimpahan tahap II, berkas beserta barang bukti terkait dengan perkara pembangunan Pasar Turi. Namun tadi teman-teman media bisa melihat sendiri, Henry J Gunawan yang di tetapkan sebagai tersangka, memenuhi panggilan Kejari Surabaya. Namun menggunakan satu unit mobil ambulans dalam kondisi terbaring," kata Kasipidum Kejari Surabaya, Didik Adyotomo, pada awak media.

Menurut Didik, Henry Jocosity Gunawan dalam perawatan di National Hospital. "Bila mengacu sesuai dengan aturan barang bukti dan berkas pelimpahan. Pihak Kejari akan melakukan pemeriksaan, berhubung yang bersangkutan dalam keadaan labil atau sakit maka tersangka tidak bisa memberikan keterangan, sehingga pihak Kejari memanggil salah satu dokter guna membuat second opinion atau pembanding terkait kondisi tersangka," ujarnya.

Selain itu, Didik juga menyampaikan bahwa tersangka juga akan dilakukan operasi. "Dari analisa dokter, mulai kemarin dengan catatan medis posisi tersangka terserang penyakit jantung. Info yang disampaikan tersangka kemungkinan akan melakukan operasi pemasangan ring pada jantung (cateter)," terangnya.

Karena itu, pemeriksaan Henry Jocosity Gunawan akan ditunda. "Pihak Kejari, terpaksa menunda pemeriksaan, dan ini masih menjadi tanggung jawab dari penyidik," tutup Didik.

Sementara, tim Penasihat Hukum Henry J Gunawan. Masih belum bisa memberikan stetmen dalam kasus yang menimpa Henry. "Memohon pengertian rekan-rekan media untuk saat ini, dirinya belum bisa memberikan keterangan," singkatnya, sembari meninggalkan awak media.

Diketahui, Henry Jocosity Gunawan dilaporkan ke Bareskrim Mabes Polri oleh Teguh Kinarto, lantaran diduga melakukan penipuan dan penggelapan sebesar 240 miliar. (Am)

s
Polrestabes Surabaya Siap Tembak Pelaku Kriminal 3C