Terdakwa Sabu Bagus Dwi Prasetya Diputus 16 Bulan

JPU Suwarti Terima Tititpan Perkara Narkoba

Terdakwa Sabu Bagus Dwi Prasetya Diputus 16 Bulan

suarahukum.com - Simpan sabu 1 gram lebih dan pipetnya, Bagus Dwi Prasetya dihukum 1 tahun 4 bulan penjara oleh Ketua Majelis Hakim Safri Abdullah diruang Tirta 1 Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Senin (21/12/2020).

"Menyatakan terdakwa Bagus Dwi Prasetya Bin Heri Setyawan, telah terbukti secara sah bersalah melakukan tindak pidana, penyalahgunaan narkotika. Menjatuhkan pidana penjara selama 1 tahun dan 4 bulan," ujar hakim Safri, berlangsung sidang secara online.

Mendengar hukuman tersebut terdakwa menerimanya. Sementara dikonfirmasi soal tuntutan 1 tahun 6 bulan, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Suwarti sebagai jaksa pengganti Maryani Melindawati dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya, mengatakan bahwa perkara tersebut titipan. "Bukan punya saya, itu titipan," ucapnya, pada suarahukum.com usai sidang.

Dalam berkas tuntutan, terdakwa dituntut dalam Pasal 127 ayat (1) huruf a UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Diketahui, bahwa terdakwa Bagus Dwi Prasetya dan saksi Nadia Urasana pada hari Kamis tanggal 03 September 2020 sekira pukul 23.45 Wib ditangkap polisi dalam perkara narkotika jenis sabu di Hotel Jalan Dukuh Kupang Surabaya.

Selanjutnya, saat terdakwa berada di ruang area smooking bertemu dengan saksi Ibrahim Nur Syahbana (berkas terpisah) yang menempati kamar B-09, lalu terdakwa meminta narkotika (sabu) kepada saksi Ibrahim yang akan dikonsumsi sendiri oleh terdakwa, kemudian sekira pukul 17.00 Wib saksi Ibrahim memberikan 1 bungkus plastik klip beris narkotika (sabu) kepada terdakwa. Setelah itu sekira pukul 20.00 Wib terdakwa meminjam sebuah pipet kaca kepada saksi Ibrahim.

Selanjutnya terdakwa mengkonsumsi narkotika (sabu) didalam kamar hotel tersebut hingga sekira pukul 23.45 Wib, saat terdakwa selesai mengkonsumsi narkotika (sabu), kemudian datang saksi Adi Surya bersama dengan saksi Rony christiawan (masing-masing anggota Reskrim Polsek Dukuh Pakis Surabaya) melakukan penangkapan terhadap terdakwa berdasarkan informasi masyarakat.

Kemudian dilakukan penggeledahan didalam kamar B-11 ditemukan 1 buah pipet kaca yang terdapat sisa sabu dengan berat + 1,38 gram beserta pipetnya dan 1 buah sedotan plastik. Bahwa barang bukti berupa 1 buah pipet kaca yang didalamnya masih terdapat sisa sabu dengan berat netto + 0,008 gram.

Berkas dakwaan di Siip PN Surabaya, terdakwa tersebut diancam pidana dalam Pasal 112 ayat (1) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (Am)

Polisi BAP Manajemen Phoenix Club & Singing Hall
Danny Wijaya Protes Kliennya Dituntut 6 Bulan