Sipol dan Sihab Salah Bacok Sasaran Selingkuh

Sipol dan Sihab Salah Bacok Sasaran Selingkuh

suarahukum.com - Tidak terima bibinya diselingkuhi oleh seorang pria, Sipol dan Sihab (DPO) membabi buta membacok korban Salim di tempat Kos Putat Jaya Timur Surabaya.

Namun sayangnya, pembacokan tersebut tidak tepat sasaran, alias salah orang, sehingga Sipol diadli oleh Ketua Majelis Hakim Kusaini diruang Garuda 2 Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Kamis (3/9/2020) secara Online.

Istri korban Salim sebagai saksi mengatakan bahwa selama ini, terdakwa tidak pernah memberikan uang berobat kepada suaminya. "Saya berobat habis uang Rp 16 juta pak hakim. Sedangkan suami saya cacat engga bisa bekerja. Terdakwa tidak pernah minta maaf dan ganti rugi uang berobat," katanya.

Menurut saksi, saat kejadian, dengan spontan keduanya (Sipol dan Sihab) langsung mendorong suami saya. "Dan membacokkan ketangan suami saya. Sihab lari mungkin disembunyikan sama keluarganya pak hakim," pungkasnya.

Diketahui, Sipol bersama Sihab (DPO) pada han Senin tanggal 11 Mei 2020 sekitar pukul 17.30 WIB, bertempat di tempat kos Jl. Putat Jaya Timur 3-B/32 Surabaya, melakukan pengeroyokan terhadap korban Salim (korban salah sasaran).

Bahwa pada waktu, terdakwa sambil membawa sebilah senjata tajam jenis pedang bersama dengan Sihab sedang mencari Rosid yang telah berselingkuh dengan Rokaya (bibi terdakwa), pada saat itu suasana didepan tempat kos sedang ramai, kemudian saksi korban Salim (penghuni kos) keluar untuk melihat suasana didepan tempat kos.

Selanjutnya terdakwa mengira jika Salim adalah Rosid, kemudian Sihab langsung mendorong dan memegang krah baju Salim dan terdakwa langsung mengayunkan senjata tajam (pedang) tepat mengenai bagian tangan sebelah kanan korban. Setelah itu terdakwa dan Sihab pergi meninggalkan tempat.

Bahwa akibat perbuatan terdakwa, korban Salim mengalami luka pada bagian tangan kanan. Dan terdakwa didakwa oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Sukisno dari Kejari Surabaya, dengan Pasal 170 ayat (2) ke-2 KUHP. (Am)

Tiga Wanita Nyabu Dihukum 2 Tahun 6 Bulan Penjara
Pendeta Cabul Dituntut 10 Tahun Penjara