Sidang Perdana Mantan Perawat National Hospital

Sidang Perdana Mantan Perawat National Hospital

suarahukum.com - Zunaidi Abdilah, Mantan Perawat National Hospital akhirnya menjalani persidangannya diruang Tirta 2 Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Selasa (3/4/2018)

Persidangan yang beragenda dakwaan tersebut dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Damang Anuwibowo dari Kejari Surabaya. Walaupun pada sidang sebelumnya sudah beberapa kali tertunda karena alasan sakit, namun saat ini Ketua Majelis hakim Agus Hamzah tetap bersikukuh untuk memulai persidangannya, meskipun tanpa kuasa hukumnya.

“Kami tidak bisa menunda persidangan ini, silahkan jaksa membacakan surat dakwaannya,” ucap Hakim Agus Hamzah, sembari menyatakan persidangan kasus ini digelar secara tertutup untuk umum.

Pembacaan surat dakwaan itu hanya berjalan 10 menit. Selanjutnya, Jaksa yang bertugas di Kejari Surabaya itu membawa terdakwa Zunaidi Abdilah ke tahanan sementara yang terletak dibagian belakang Gedung PN Surabaya.

Dalam perkara ini, terdakwa Zunaidi Abdilah didakwa dengan dakwaan tunggal, yakni melanggar pasal 290 ayat 1 KUHP, dengan ancaman paling lama 7 tahun penjara. “Perbuatan cabul itu dilakukan terdakwa saat kondisi korban tak berdaya,” tambah Jaksa.

Perku diketahui, Zunaidi Abdilah diamankan polisi sehari setelah video perempuan menangis di rumah sakit National Hospital. Ia adalah Wdy istri pengacara Yudi Wibowo Sukinto. Perempuan 32 tahun ini terlihat menangis tersedu-sedu dan meminta agar perawat RS National Hospital Surabaya) mengakui kesalahannya, berbuat cabul dengan cara meremas payudara.

Sempat mengajukan gugatan pra peradilan ke PN Surabaya. Namun, akim tunggal praperadilan, Cokorda Gede Arthana, SH, MH menjatuhkan putusan sela dan menyatakan praperadilan warga Bebekan Jagalan Taman, Sidoarjo tersebut gugur demi hukum.

Gugurnya permohonan pra peradilan itu dikarenakan, materi pokok perkara pencabulan ini telah disidangkan. Hal tersebut sesuai dengan KUHAP, Pasal 82 ayat 1 huruf d. (Am)

Komplotan Driver Online Ditangkap Polisi
Agus Tius Subandriyah Dihukum 4,5 Tahun