Sebar Foto Bugil di Facebook, Agus Divonis 1,5 Tahun Penjara

Sebar Foto Bugil di Facebook, Agus Divonis 1,5 Tahun Penjara

suarahukum.com - Sebar foto seorang gadis telanjang di sosial media (sosmed), Agus Wiyono (27) warga Dusun Gridijaya, Balong Panggang Gresik ini, divonis 1 tahun 6 bulan oleh Ketua Majelis Hakim Putu Gede Hariadi diruang Tirta Pengadilan Negeri (PN) Gresik, Kamis (2/8/2018) kemarin.

"Menjatuhkan hukuman selama 1 tahun, 6 bulan penjara, denda 20 juta subsider 3 bulan kurungan," ujar hakim Putu, dipersidangan, didengar oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Aries dari Kejari Gresik, sebagai jaksa pengganti, jaksa Pompy Polansky.

Dalam amar putusan tersebut, hakim menilai bahwa terdakwa Agus terbukti melanggar Pasal 45 ayat 1 juncto pasal 27 ayat 1 UU ITE. Mendengar putusan tersebut, JPU Aries menyatakan pikir-pikir. "Pikir-pikir yang mulia," katanya, saat sidang berlangsung.

Putusan hakim lebih ringan dari tuntutan jaksa, yang sebelumnya jaksa menuntut 2 tahum 6 bulan penjara.

Perlu diketahui, Berawal saat terdakwa yang merupakan teman kerja saksi Dimas Anggara Putra di tempat cucian kendaraan Dwi Putra beralamat di Desa Sidowungu Kec. Menganti Kab. Gresik. Kemudian mengetahui bahwa saksi Dimas berteman dekat dengan saksi Ardita Dwi Clarita selaku korban, dari melihat percakapan melalui media sosial instagram di handphone milik saksi Dimas.

Selanjutnya terdakwa yang merasa suka dengan Ardita dan telah mengetahui akun instagramnya. Disitulah keduanya saling kenal melalui instagram dengan cara terdakwa menggunakan akun instagram dengan nama “Si Agoes SNP delerengmumet” kemudian terdakwa mengikuti (follow) akun instagram Ardita “arditaclarita90”.

Sekitar bulan April 2018, terdakwa mengirim pesan melalui instagram kepada Ardita dengan mengaku sebagai Dimas (saksi Dimas Anggara Putra) sehingga korban percaya dan menganggap bahwa akun “Si Agoes SNP delerengmumet” di instagram tersebut adalah akun milik saksi Dimas Anggara Putra. Pada hari Rabu tanggal 11 April 2018 sekitar pukul 13.00 Wib terdakwa kembali mengirim pesan melalui instagram kepada korban yang isinya meminta supaya korban mengirimkan/memberitahukan email beserta password akun facebook miliknya.

Disitulah terdakwa merubah password akun facebook korban, sehingga korban tidak bisa lagi membuka akun facebook miliknya, kemudian pada hari Kamis tanggal 12 April 2018 sekitar pukul 17.00 Wib terdakwa kembali mengirim pesan melalui instagram kepada korban yang isinya meminta supaya mengirimkan foto telanjang dirinya.

Setelah dikabulkan permintaannya, oleh terdakwa foto tersebut disimpan di dalam memori handphone milik terdakwa, selanjutnya pada hari Jum’at tanggal 13 April 2018 sekitar pukul 08.00 Wib.

Saat terdakwa berada di tempat cucian kendaraan Dwi Putra, terdakwa membuka akun facebook milik korban. Saat itulah terdakwa menggugah foto korban yang telanjang di Facebook, sehingga menjadi publik di sosial media.

Atas Perbuatannya, terdakwa didakwa Pasal 45 ayat (1) UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik jo. Pasal 27 ayat (1) UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. (Mal/Am)

Bea Cukai Gagalkan Miras Import dan Rokok Ilegal
Alasan Hutang, 2 Orang Ini Rampas HP Penjual Warkop