Salah Tangkap Sabu, Kanit Bubutan: Sesuai SOP

Salah Tangkap Sabu, Kanit Bubutan: Sesuai SOP

suarahukum.com - Anam (23) asal Tanggulang, Sidoarjo, karena dianggap membawa sabu-sabu ditangkap dua anggota Reskrim Polsek Bubutan Polrestabes Surabaya, Senin (20/5/2019) malam. Ironisnya, Sugeng Harianto dan Andik Gegana saat melakukan penangkapan hanya membawa surat tugas kosongan dan tidak menemukan barang bukti.

Menurut Anam, saat menuju Station Gubeng menggunakan motor matik Nopol W-6170-ND, tiba-tiba diberhentikan paksa oleh anggota Polsek Bubutan. Tak heran jika pengguna jalan lainnya berhenti dan memancing emosi para pengendara yang lainnya karena macet.

"Sayakan tadi kan dijalan mau ke Stasiun Gubeng, mau beli tiket, ditengah jalan pas berhenti dilampu merah langsung dicabut kontak motor saya. Dia bilang dari kepolisian disuruh minggir mau digeledah. Saya engga langsung percaya, karena saya takut dijebak dikasih barang (sabu-sabu). Saya menolak untuk digeledah, saya maunya digeledah orang lain. Tapi setelah digeledah, Alhamdulilah akhirnya engga terbukti," jelas Anam pada suarahukum.com.

Menurutnya anggota Polsek Bubutan, tidak pas dan tidak tepat sasaran. Selain itu surat perintahnya juga kosong tanpa ada nama targetnya. "Harusnya kalau mencurigai dan menagkap seseorang harusnya kan tepat sasaran. Tadi lho surat perintahnya kosongan engga ada nama siapa yang mau ditangkap," cetus Anam, sembari pergi meninggalkan lokasi.

Sementara, paman korban salah sasaran yaitu Hanafi (45) warga Jalan Kunti Surabaya mengatakan, bahwa polisi sangat bertindak gegabah. "Penangkapan keponakan terkesan gegabah," protesnya.

Pihak keluarga mengaku merasa dirugikan dan permalukan. Bahkan menyebut bahwa pihak polisi seenaknya saja, setelah tidak terbukti tanpa ada permintaan maaf. "Mereka (Sugeng dan Andik) merasa tidak bersalah, seharusnya ada ucapan minta maaf atau gimana. Ya kita kan merasa dipermalukan dihadapan orang banyak. Tapi sampai saat ini tidak ada permintaan maaf," cetus Hanafi.

Sementara, Sugeng berdalih saat menangkap Anam engga sempat melakukan penggeledahan, dikarenakan situasi banyak orang, dan target juga menolak diperiksa. "Saya engga boleh menggeledah. Yang geledah dari Dishub, ya engga detail geledahnya. Kita kan melihat situasi, karena disana banyak orang, dari pada ribut. Gak mungkin lha, kita cari sasaran ga tepat," terangnya.

Ditempat yang sama, Kanit Reskrim Polsek Bubutan Ipda Purwanto menganggap anggotanya melakukan tugas sudah sesuai SOP. "Gak apa-apa kok, engga masalah. (Penangkapan) sudah sesuai SOP," dalihnya. (Am)

Pemilik Warung Kopi Doly Sewakan Kamar Seksual
Polsek Genteng Amankan Pengedar Uang Palsu