Rokok Bravo Pita Cukai Palsu Dijual Rp 34 Ribu per Slop

Rokok Bravo Pita Cukai Palsu Dijual Rp 34 Ribu per Slop

suarahukum.com - Usaha Rahmad Hijrah (35), warga Perumahan Pondok Mutiara, Kecamatan Sidoarjo, digrebek Satreskrim Polresta Sidoarjo. Bos rokok Bravo ini ditangkap lantaran dianggap melanggar Pasal 50, 55, 58 UU RI No 39 tahun 2007 tentang perubahan UU No 11 tahun 1995 tentang Cukai, yang ancaman hukumannya maksimal 5 tahun.

Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo, Kompol Muhammad Harris pada wartawan mengaku, petugas menemukan barang bukti ratusan pak rokok merk Bravo yang siap edar. “Barang bukti dan pemilik rumah berhasil kami amankan,” katanya, Selasa (16/5/2017).

Polisi sempat ditipu oleh Rahmad Hijrah, lantaran rokok yang diproduksi di rumah M, Desa Pamotan Kecamatan Porong tidak diakuinya. “Setelah kami dalami ternyata saudara M mengaku kalau barang tersebut milik Rahmad Hijrah," kata Harris.

Rokok yang disita polisi, rencana akan dijual ke petani luar pulau, diantaranya, Lampung dan Kalimantan dengan harga 1 slop Rp 34 ribu (1 pack isi 20 biji). “Sasarannya para petani kelapa sawit," pungkasnya. (Hyu)

TKW Malaysia asal Jember Dituntut 15 Tahun Penjara
Direktur Utama Limbah RS Husada Utama Bantah Usahanya tak Berizin