Residivis Tidak Ditahan, JPU Sulfikar: Itu Perkara Kejati

Residivis Tidak Ditahan, JPU Sulfikar: Itu Perkara Kejati

suarahukum.com - Residivis obat-obatan ilegal yaitu Reyni Oktafin Wantania (38) warga Barata Jaya XIII/9 Surabaya, kembali manjalani sidang di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, dalam perkara yang sama, yakni menjual obat dan kosmetik tanpa izin edar.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Sulfikar dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjung Perak Surabaya mendakwa Reyni Oktafin Wantania dengan Pasal 197 Juncto Pasal 106 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan.

Meski residivis, Reyni Oktafin Wantania tidak ditahan oleh pihak Kejaksaan. JPU Sulfikar berdalih itu bukan kewenangannya. "Kejari Tanjung Perak hanya menyidangkan, itu perkara Kejati Jatim. Kita engga bisa ikut campur," dalihnya kepada suarahukum.com, Selasa (17/11/2020) sore.

JPU Sulfikar tidak membantah jika Reyni Oktafin Wantania pernah jadi terdakwa tahun 2015 lalu atas kasus yang sama, yakni menjual obat dan kosmetik tanpa izin edar. Karena itu, pihaknya berjanji apabila sudah putusan pengadilan, ia akan melakukan penahanan. "Yang pasti dieksekusi, tapi kalau sudah berkekuatan hukum tetap tidak ada upaya banding," pungkasnya.

Untuk diketahui, berdasarkan surat dakawaan, terdakwa Reyni Oktafin Wantania telah menjual obat-obatan, obat keras dan produk kecantikan yang dilakukan secara online, yaitu Tokopedia, Shoopee, Bukalapak dengan akun tokosuntika, sarmilasusanto.

Saat dilakukan pengeledahan oleh petugas ditemukan barang bukti berupa produk kosmetika dan obat-obatan berupa : Aqua Skin Veniscy Dual DNA Octa Strength Whitening 2 pcs, Aqua Skin Veniscy Dual DNA Octa Strength Whitening L-Ascorbic Acid 10 ml 1 pcs, Bella’s Bianco Ascorbic Acid 5000 mg 11 pcs, Bella’s Bianco Pure DNA & RNA 14 pcs, Bella’s Bianco Recombined Stemcell 700 mg 12 pcs, Bella’s Bianco Coenzyme Q10 CoQ10 3 pcs, Bioswiss Ultracell Aqua Skin Veniscy 2 pcs, Bioswiss Ultracell Aqua Skin Veniscy 2 ml 2 pcs, Bioswiss Ultracell Aqua Skin Veniscy multivitamin 14000 1 pcs, Dermaheal LL Lipoliytic Solution 5 ml 1 pcs, DHNP Vitamin C 20 ml 3 pcs, Esenseu White Ginseng Glutathione.

Tahun 2015, terdakwa Reyni Oktafin Wantania sendiri, oleh Hakim Tungal Antonius Simbolon dijatuhkan pidana penjara waktu tertentu selama 4 Bulan dan pidana denda Rp 1 juta subsider kurungan 1 bulan. (Am)

Advokat Masbuhin Sebut Pieter Talaway Tendensius
Buronan Hasan Nur Effendi Ditangkap