Razia  Satlantas Polrestabes Surabaya Temukan 2 Poket Sabu

Razia Satlantas Polrestabes Surabaya Temukan 2 Poket Sabu

suarahukum.com - Satuan Lalu lintas (Satlantas) Polrestabes Surabaya, melakukan kegiatan razia multi sasaran para pengendara kendaraan bermotor roda di lampu merah Jl Layang Mayakara tepatnya dibawah jembatan layang sisi utara, Wonokromo, Surabaya, Sabtu, (23/9/2017) pukul 23.30 wib.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polrestabes Surabaya, AKBP Adewira Negara Siregar. Pada razia berlangsung cukup banyak para pengendara motor yang ditilang, karena tidak ada kelengkapan surat-suratnya dan motornya juga Protolan.

"Hasilnya adalah yang kita lakukan penilangan sejumlah 280 dengan barang bukti roda dua 36, kemudian barang Bukti STNK 67, dan sisanya barang bukti Sim 77. Harapan kita mudah-mudahan dengan kegiatan ini masyarakat kota Surabaya, khususnya pengendara roda dua mengindahkan peraturan lalu lintas. Khususnya untuk kelengkapan surat kepatuhan menggunakan alat keselamatan yaitu helm dan tidak memodifikasi kendaraan yang tidak sesuai dengan ketentuannya," harap Kasat lantas Polrestabes Surabaya, disampaikan pada Suarahukum.com, saat dikonfirmasi usai kegiatan tersebut.

Dalam kegiatan operasi ini dilakukan gabungan dari Unit lantas, Unit Shabara, Reskrim umum, Reserse narkoba dan teman-teman dari Polisi Militer (PM).

Hasil penilangan operasi Multi Sasaran tersebut, menurutnya bulan ini mengalami penurunan. "Bulan ini Alhamdulillah menurun, mungkin ada banyak faktor yang pertama mungkin dengan adanya tilang, pantauan CCTV dan mungkin juga kesadaran dari masyarakat," kata AKBP Adewira, didampingi Wakasat Lantas Polrestabes Surabaya, Kompol Prayhogi.

Selain menindak para pengendara bermotor, dalam giat ini juga ditemukan beberapa pemuda yang berkedapatan membawa pil koplo. Juga ditemukan 2 poket clip plastik kecil berisi sedikit sisa-sisa kristal putih, yang diduga narkoba jenis Sabu yang sengaja dibuang di aspal disela-sela giat dilakukan. "Pengendara yang diduga membuang narkotika, saat ini masih tindak lanjuti oleh anggota reserse narkoba," pungkas Adewira. (Am)

Kapal MT Ferimas Agung Incomerita Muat 250 Ton BBM Tanpa Dokumen
Kasus Pelindo, Djarwo Dituntut 3 Tahun Penjara