Puluhan Sepeda Motor Wartawan Digembosi Dishub Surabaya

Puluhan Sepeda Motor Wartawan Digembosi Dishub Surabaya

suarahukum.com - Tebang pilih kembali terjadi, kali ini korbannya wartawan di Surabaya. Saat menunggu agenda peliputan, sepeda motor yang diparkir dipinggir (bahu) jalan Gubernur Suryo, digembosi petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya.

“Sekitar 10 motor teman-teman yang digembosi,” terang Muhammad Ali salah satu wartawan online pada suarahukum.com.

Menurut Ali, gembos ban sepda motor terkesan tebang pilih, lantaran disebah terlihat ada sepeda motor parkir yang terdapat larang parkir namun tidak ditindak. “Aneh, yang jelas-jelas ada tulisan larangan parkir, tapi kenapa tidak ada penindakan gembos ban,” keluhnya.

Sementara, Susanto salah satu petugas Dishub Surabaya mengaku tidak menertibkan meski ada tuisan larangan parkir lantaran ada karcis resmi. “Ini kan ada karcisnya,” dalihnya.

Setelah dilakukan penindakan, petugas juga menempelkan peraturan, yakni, Undang-Undang No 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dan Perda Kota Surabaya No 1 Tahun 2009 tentang Penyelenggaraan Perparkiran Dan Retribusi Parkir, dan Perda Kota Surabaya No 2 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Ketertiban Umum Dan Ketentraman Masyarakat. “

Terpisah, Kepala Dishub Kota Surabaya Irvan Wahyudrajat mengatakan, pihaknya tidak pernah tebang pilih dalam melakukan penertiban parkir liar di Surabaya. “Kita tidak pernah tebang pilih dalam melakukan penertiban, silahkan cek di sosmed kita, ratusan kendaran yang kita tindak, baik roda dua maupun roda empat,” katanya pada wartawan, Jumat (23/3/2018) sore.

Irvan juga mengaku, dalam penertiban parkir liar ini memang tidak langsung se Surabaya, namun dilakukan secara pasti dan bertahap. “Kalau ditinggal 10 menit kita cari pemiliknya tidak ada, kita gembok atau gembosi,” akunya.

Suara beredar, agar terhindar dari razia Dishub Surabaya, petugas parkir selain harus membeli karcis resmi, juga harus berani setor ke oknum penegak hukum antara Rp 500 ribu, hingga Rp 2 juta perbulan. Uang pungli tersebut, tidak termasuk parkir liar pada acara tertentu atau insidentil. (Am)

Dua Mahasiswa Penjual Ganja Online Dituntut 16 Tahun
Baksos Katarak Kejati Jatim Gratis