Proyek Miliaran Gedung PN Surabaya Berkesan Murahan

belum final, salah satu bangunan PN Rusak.

Proyek Miliaran Gedung PN Surabaya Berkesan Murahan

suarahukum.com - Bernilai puluhan miliar, pembangunan gedung baru enam lantai Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, berkesan murahan. Hal tersebut dibuktikan dari pemasangan hebel, pemasangan kusen, plesteran, dan matrial kusen sungguh sangat memprihatinkan.
 
Pantauan suarahukum.com, kamar mandi yang sudah dibangun, pada atap sudah rusak. Terlihat dalam pertemuan pertigaan pada pasangan dinding hebel yang satu tidak di lekatkan pada pasangan dinding hebel lain dan hanya tertancapi besi beton. Dalam pembatas juga terlihat terlihat ada rongga. Hal ini membuat kekuatan antara pertemuan dinding pasangan hebel pun akan berkurang.
 
Mengetahui hal tersebut, dianggap oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) PN Surabaya, Rully Ardijanto wajar. Harga matrial yang mahal, boleh di ganti dengan harga matrial yang lebih murah, jelasnya pada suarahukum.com, Kamis (20/10/2016).
 
 
Untuk diketahui, Pembangunan gedung kantor Pengadilan Negeri (PN) Surabaya di Jl Arjuno 16-18 dari sumber dana APBN tahun 2016 terindikasi dimainkan oleh kontraktor pemenang tender, PT Delima Kreasi Nusa. Kontraktor tampak memainkan spesifikasi material dalam proses pengerjaannya yang melingkupi item pekerjaan partisi, urugan, plafon, dan beton cor. Hal itu terlihat dari pembangunan gedung kantor PN Surabaya  yang hampir semua pekerjaan dinding dan ruangan menggunakan pasangan partisi.
 
PT Delima Kreasi Nusa memenangkan tender proyek senilai Rp.32.064.924.000. Pada tahap finishing, PT Delima Kreasi Nusa kembali memenangkan tender proyek dengan nilai Rp. 21.918.637.000.
 
Pembanguna gedung baru enam lantai PN Surabaya, saat ini selain Mahkamah Agung, pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) maupun Komisi III DPR RI juga menyorot proyek ini. (eR)

Kombes Pol Palsu Ditangkap Reskrim Polsek Gubeng
Terdakwa Komplotan Pencuri Barang SMPN 26 Surabaya Tidak Ditahan