PN Surabaya Segera Luncurkan Aplikasi Eraterang

PN Surabaya Segera Luncurkan Aplikasi Eraterang

suarahukum.com - Demi mengutamakan layanan untuk masyarakat mencari keadilan, Pengadilan Negeri (PN) Surabaya akan segera luncurkan aplikasi Elektronic Surat Keterangan (Eraterang).

Hal itu disampaikan langsung oleh Humas PN Surabaya, Sigit Sutriono. "Rencana kedepan kita akan luncurkan pelayanan (Eraterang), agar lebih muda untuk melayani masyarakat. Dan manfaatnya yaitu pertama Jangkauan layanan lebih luas, kedua Kecepatan dalam pelayanan publik dalam bantuan teknologi informasi yang tepat dan ketiga Validasi terhadap pihak-pihak perkara dipengadilan. Intinya lebih muda dan cepat," kata Sigit pada Suarahukum.com diruang kerjanya, Senin (1/7/2019).

Selain itu, Sigit juga menambahkan bahwa ada empat hal dasar hukum surat edaran dari Mahkamah Agung RI, diantaranya:

1. Surat edaran Mahkamah Agung RI nomor 3 tahun 2016 tentang permohonan surat keterangan bagi calon kepala daerah dan wakilnya.

2. Surat edaran Mahkamah Agung RI nomor 2 tahun 2018 tentang pemberlakuan surat edaran mahkamah agung RI nomor 3 tahun 2016.

3. Surat edaran Mahkamah Agung RI nomor 1 tahun 2019 tentang pengenaan tarif penerimaan negara bukan pajak, terhadap surat keterangan diluar perkara.

4. SKD Irjen Badilum nomor 44/DJU/SK/HM023/2/2019 tentang pemberlakuan aplikasi Pelayanan Terpadu Satu Pintu Plus (PTSP+) dan Surat Keterangan Elektronic (Eraterang) dilingkungan peradilan umum.

"Nantinya pemohon bisa mendaftar pada aplikasi Eraterang, lalu pemohon mengiput formulir elekronic yang sudah disediakan, terus pengadilan melakukan verifikasi data pemohon melakukan cek pada basis data perkara nasional pada aplikasi PTSP+, pengadilan juga cetak surat keterangan pada aplikasi PTSP+, kemudian pemohon datang ke pengadilan membawa surat permohonan yang dicetak dari aplikasi Eraterang untuk mengambil surat keterangan," terang Sigit.

Sementara menurutnya Eraterang beda dengan E-court. "Kalo E-court Validasi melalui proses online saja, mulai dari daftar, dan pemberitahuan panggilan melalui email, untuk kelengkapan berkasnya juga melalui online, dan kalo Eraterang ini lebih dibutuhkan soal kelengkapan berkas aslinya atau surat keterangannya yang dicetak langsung dari aplikasi," terang Sigit.

"Jenis surat yang dibutuhkan yaitu Surat keterangan tidak sedang yang dinyatakan pailit, Tidak pernah sebagai terpidana, Tidak sedang dicabut hak pilihnya, Di Pidana karena kealpaan ringan atau alasan politik, Tidak pernah memilikan tanggungan uang secara perorangan dan/atau secara badan hukum yang menjadi tanggung jawab yang merugikan keuangan negara," pungkasnya. (Am)

Buron Curanmor Sidodadi Batal Lamaran
Pasutri Curanmor Surabaya Diamankan Polisi