Pernah Tersandung Narkoba, Siti Nur Anna Didakwa Pasal 127

Pernah Tersandung Narkoba, Siti Nur Anna Didakwa Pasal 127

suarahukum.com - Siti Nur Anna (33) warga Jalan Babatan Pratama XVII Blok T Wiyung Surabaya harus duduk dipesakitan Pengadilan Negeri (PN) Surabaya. Meski memiiki banyak barang bukti sabu, terdakwa oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Yusuf Akbar Amin dari Kejari Tanjung Perak Surabaya, dijerat Pasal 112 ayat 1 dan Pasal 127 ayat 1 huruf a UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

"Anna ditangkap polisi di rumahnya yang berlokasi di Jalan Babatan Pratama, Wiyung pada Juli 2018," ujar Jaksa Yusuf, saat membacakan dakwaannya, diruang Sari 2 PN Surabaya, Selasa (25/9/2018).

Terkait isi dakwaan yang dibacakan oleh JPU Yusuf, terdakwa Anna melalui kuasa hukumnya tanpa mengajukan eksepsi dan memilih langsung ke pembuktian. “Kami tidak mengajukan eksepsi dan langsung ke pembuktian saja,” kata Rudy Wedhasmara, kuasa hukum terdakwa Anna, didengar oleh ketua Majelis Hakim Anton Widyopriyono.

Karena Anna menolak mengajukan eksepsi, JPU Jusuf Akbar langsung menghadirkan Irawan anggota polisi Polrestabes Surabaya, dan membenarkan telah menangkap Anna di rumahnya. “Benar kami tangkap di rumahnya. Kami menemukan dua pipet yang didalamnya masih berisi sabu. Dan Sabu dibeli terdakwa (Anna) dari seseorang bernama Erwin. Belinya dua hari sebelum kami tangkap. Saat kami tangkap ada seorang wanita dan anak terdakwa,” kata Irawan.

Dari penangkapan itulah, polisi berhasil menyita dua buah pipet berisi sabu masing-masing seberat 1,46 gram dan 0,93 gram, serta satu alat hisap sabu.

Atas keterangan saksi Irawan, Anna pun tak membantahnya. Anna menyebut bahwa dirinya hanya lah pecandu sabu. “Saya pakai sabu," singkatnya.

Perlu diketahui pada 2013 silam, Siti Nur Anna bersama Ratna Sari pernah diadili atas kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) hasil bisnis narkoba yang dijalankan suaminya Joko Sudarno alias Ramon. Diadili di PN Surabaya, Anna dan Ratna Sari saat itu dijatuhi vonis bebas.

Dalam isi dakwaan dijelaskan, Anna bersama Ratna Sari didakwa turut membantu mengelola uang (money laundry) hasil bisnis narkoba yang dijalankan suaminya, Joko Sudarno alias Ramon.

Ramon, yang merupakan suami dari Anna dan Ratna Sari ditangkap di rumahnya yang berlokasi di Perum Bukit Mas Surabaya pada Februari 2013. Ramon ditangkap lantaran menjadi pemesan sabu seberat 534 gram yang diselundupkan melaluo Bandara Juanda pada Januari 2013 oleh tersangka Dul Fadli Ahmad. (Am)

PNS Sampang Gelapkan Uang Proyek Paving di Surabaya
Penculik Balita Menangis Dipersidangan