Penyidik Polsek Mulyorejo Diduga Jual Pasal Rp 5 Juta

Penyidik Polsek Mulyorejo Diduga Jual Pasal Rp 5 Juta

suarahukum.com - Diduga jadi korban narkotika, seorang anak berinisial HR (16) beralamat di Jl Sidorame Surabaya, ditangkap anggota Polsek Mulyorejo Polrestabes Surabaya. Penangkapan tersebut, pada Senin (24/8/2020) di pertigaan Jl. Kenjeran Surabaya (depan makam rangkah).

Saat dilakukan penggeledahan, ditemukan klip plastik diduga sabu-sabu dengan berat 0,15 gram beserta plastiknya. Namun hal itu, dibantah diyakin oleh ayah angkat HR, yaitu Ahmad. "Saya tau anak itu, dia ikut saya bertahun-tahun. Saya yakin dia tidak pernah pakai narkoba. Buktinya dia negatif, tidak positif," katanya, di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Kamis (24/9/2020).

Menurut Ahmad, saat dipersidangan, anak HR sudah mengaku dengan jujur, bahwa saat ditangkap dapat tekanan dan ancaman. "Dipersidangan bicara jujur, kalau engga pernah pakai (sabu). Justru dia (HR) bilang ditekan disuruh mengaku, kalau engga mengaku diancam hukumannya akan diberatkan," pungkasnya.

Sementara, selain ancaman dan intimidasi, saudara HR mengaku dimintai oleh penyidik Polsek Mulyorejo Aipda Sulton, sebesar Rp 5 juta, untuk merubah pasal 112 menjadi 127. "Katanya pak Sulton, uang Rp 5 juta itu untuk merubah pasal dan mengeluarkan barang bukti motor," akunya kepada suarahukum.com.

Terpisah, saat dikonfirmasi soal informasi tersebut, Kapolsek Mulyorejo Polrestabes Surabaya, Kompol Enny Prihatin Rustam dengan singkat meminta agar menanyakan ke penyidiknya langsung. "Konfirmasi saja ke penyidik," singkatnya.

Tidak berlangsung lama, Aipda Sulton melalui Whatsapp, mengaku sudah dimarahi oleh Kapolsek. "Ada apa lagi, kok aku ditelpon Kapolsek. Kalau mau konfirmasi monggo ke kantor. Mosok Aku dimarahi Kapolsek," kesalnya.

Saat ditanya soal uang untuk merubah pasal, sebesar Rp 5 juta, Aipda Sulton tidak membantahnya. "Ya, kesini aja," singkatnya.

Untuk diketahui, pada, 24 Agustus 2020, berdasarkan Surat Perintah Penangkapan, Nomor : Sprin-kap/19/VIII/2020/Reskoba, anak berinisial HR (16) alamat Sidorame, Sidotopo Surabaya tertangkap kasus narkotika jenis sabu-sabu.

HR kemudian dijerat Pasal 112 ayat (1) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang narkotika Sub UU RI No 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Anak. Namun, Kamis (24/8/2020), Aipda Sulton kemudian menunjukan foto berkas penambahan Pasal yaitu Pasal 127 ayat (1-a) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang narkotika. (Am)

Tahanan KP3 Selfie dan Live Video di Facebook
Lauw Ing Lioe Diamankan Tim Intelijen Kejaksaan