Penjual Sabu 5 Gram Dihukum 8 Tahun

Penjual Sabu 5 Gram Dihukum 8 Tahun

suarahukum.com - Pemuda pengangguran yakni Achmad Effendi pasrah saat divonis 8 tahun penjara oleh Ketua Majelis Hakim Dwi Winarko di ruang Garuda 2, Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Senin (26/3/2018).

"Menjatuhkan pidana penjara selama delapan tahun, denda Rp 1 milyar dan subsider dua bulan penjara," ujar hakim dalam putusannya.

Dalam pertimbangannya, hakim Dwi menilai bahwa terdakwa Effendi benar-benar terbukti menjual sabu-sabu seberat 5 gram.

Vonis ini lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Neldy yang sebelumnya menuntut pidana penjara selama 11 tahun, denda Rp 3 milyar dan subsider tiga bulan penjara.

Atas vonis tersebut, terdakwa yang tinggal di Petemon ini menyatakan menerimanya, begitu pun Jaksa Neldy

Diketahui dalam dakwaan, perbuatan terdakwa dilakukan pada 18 Desember 2017 sekira jam 11.00 wib di Jalan Petemon Timur No.11 B Surabaya. Saat itu, petugas kepolisian Polsek Sawahan melakukan penangkapan terhadap saksi Ade Pujiarto yang kedapatan sedang mengkonsumsi narkoba.

Selanjutnya dari dasar informasi tersebut, kemudian Petugas kepolisian Polsek Sawahan melakukan penangkapan terhadap terdakwa. Pada saat dilakukan penggeledahan terhadap terdakwa ditemukan 1 buah kaleng kecil yang didalamnya ada dompet kecil berisi 1 bungkus plastik kecil berisi kristal putih diduga Narkotika Golongan I jenis sabu dengan berat 11,41 gram serta bungkusnya. Enam bungkus plastik kecil berisi sabu dengan berat masing-masing kurang lebih1,32 gram serta bungkusnya.

Perbuatan terdakwa tersebut diatas dalam Pasal 114 ayat (2) UU RI No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (Am)

Baksos Katarak Kejati Jatim Gratis
Polrestabes Surabaya Tangkap Pengedar Uang Palsu