Pengadaan Renovasi Polsek Genteng Patut Disoal

Pengadaan Renovasi Polsek Genteng Patut Disoal

suarahukum.com - Untuk meningkatkan kenyamanan dan mutu pelayanan serta upaya
mendekatkan diri kepada masyarakat, Polrestabes Surabaya melakukan Pengadaan Renovasi Polsek Genteng, dijalan Ambengan 39 Surabaya. Dengan kode lelang 1193581, Polrestabes Surabaya membuka Harga Penawaran Sementara (HPS) Rp 318.210.000.

Paket Pengadaan Renovasi Polsek Genteng ini diikuti oleh 9 peserta, dan dimenangkan oleh CV. Tiana Jaya, dengan harga penawaran Rp 313.051.708. CV. Haren Fourge menjadi pemanang cadangan karena harga yang ditawarkan Rp 315.211.712.

Pantauan suarahukum.com, Pengadaan Renovasi Polsek Genteng diduga telah menyalagi aturan. Lantaran pekerjaan 90 hari kerja yang telah diadendumkan, Dokumen Pengadaan nomor DP/ 14/ IX / 2017 / Polrestabes Surabaya, tanggal 4 September 2017, tidak ditemukan papan proyek, yang mana diatur dalam Kepres No. 80 Tahun 2003 tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah dan Pasal 14 Huruf (m), UU RI No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

Kasuari yang megklaim sebagai koordinator pekerjaan renovasi Polsek Genteng, Polrestabes Surabaya mengaku, baru dua mingguan melakukan pekerjaan dan hanya mengerjakan pemasangan keramik, pasang plapon, pengecatan.

"Untuk PT dan CV saya tidak tau mas, karena pekerjaan ini dari pak Hendro, pesanan pak Af (Sarpras Polrestabes Surabaya), perintah Kapolrestabes Surabaya," kata Kasuari, pada suarahukum.com, Sabtu (18/11/2017) di Polsek Genteng.

Mengetahu hal tersebut, suarahukum.com menuju ke Polrestabes Surabaya. Kasubag Sarpras Polrestabes Surabaya Kompol Titik Handayani enggan dikonfirmasi. "Saya tidak berani memberi statmen terkait masalah ini. Langsung Kapolrestabes (Kombes Pol Mohammad Iqbal) saja," dalihnya.

Sementara, Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Mohammad Iqbal ataupun Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pengadaan Renovasi Polsek Genteng Aris Haryanto, S.I.K.M.Hum belum dapat dikonfirmasi. (Tok)

SPDP Pungli Imigrasi Sudah Diterima Kejaksaan
Soejono Candra Dituntut 2 Tahun