Pencuri Susu Formula dan Sampo Botol Diganjar 1,5 Tahun Penjara

Pencuri Susu Formula dan Sampo Botol Diganjar 1,5 Tahun Penjara

suarahukum.com - Terdakwa pencuri susu dan sampo botol ini, yakni Hanafi (34) warga Pandegiling, Tegal Sari Surabaya, terlihat bimbang ketika dirinya divonis 1,5 tahun penjara. Meski terlihat bingung, putusan Ketua Majelis Hakim Sifa Urosidin tetap diterima.

"Menjatuhkan hukuman satu tahun enam bulan penjara, terhadap terdakwa Hanafi," ujar hakim Sifa, didengar oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Yusuf sebagai pengganti jaksa Duta Mellia,dari Kejari Tanjung Perak, Surabaya, di ruang Tirta 1 Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Selasa (9/1/2018).

Meski jaksa sebelumnya menuntut dengan hukuman 2,5 tahun penjara, pernyataan sikap hakim akhirnya diterima juga.

Untuk diketahui, mengendarai motor Honda Beat Hitam Nopol L 4291 QR, terdakwa Hanafi berhenti dan memarkirkan motornya didepan Toko Mina 1 di jl Sidotopo Wetan Gang I no 37, Surabaya dengan tetap mengenakan helmnya dan tas, Selasa (3/10/2017) malam.

Tanpa basa basi terdakwa langsung mengambil 1 dos susu merk Nestle Lactogrow usia 1-3 tahun rasa madu ukuran 750 gram, 2 buah shampoo Pantene ukuran 750 ml yang terdakwa masukkan kedalam balik baju yang terdakwa pakai tanpa dibayar terlebih dahulu.

Selanjutnya, dengan modus yang sama tempat yang berbeda, terdakwa kembali memarkirkan motornya ke Toko Mina 5 di Jl Sidotopo Wetan Baru No 32, Surabaya. Dan mengambil 5 botol Shampo yang dimasukan kedalam tas plastik dan dibalik bajunya.

Tanpa merasa bersalah, terdakwa keluar toko tanpa membayar barang yang diambilnya. Namun sayang, aksinya diketahui oleh Karyawan toko Mina 5, hingga pada akhirnya dia ditangkap.

Akibat perbuatan terdakwa, Heri Darmawan pemilik toko pertama dan kedua mengalami kerugian Rp 370 ribu, dan Rp 721 ribu. Perbuatan terdakwa melanggar Pasal 362 KUHP- Jo Pasal 65 ayat(1) KUHP tentang Pencurian. (Am)

 

Tersiar Terdakwa Sabu Korea Bebas, Hakim: Ya bisa begitulah
Kinerja Polsek Simokerto Dikritik Hakim PN Surabaya