Pemilik Ganja, Ineks, Sabu & Doble L, Dihukum 10 Tahun

Pemilik Ganja, Ineks, Sabu & Doble L, Dihukum 10 Tahun

suarahukum.com - Simpan ribuan narkotika berbagai jenis, Charles Budi Adi warga Jl Dukuh Setro Baru Surabaya, oleh Ketua Majelis Hakim Dwi Winarko divonis 10 tahun penjara.

"Menjatuhkan pidana kepada Terdakwa Charles Budi Adi selama 10 tahun penjara, denda Rp 1 miliar subsidair 3 bulan kurungan," kata Dwi diruang sidang Garuda 2 Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Selasa (2/4/2019) kemarin.

Atas putusan tersebut hakim menilai bahwa terdakwa melanggar Pasal 112 ayat (2) UU RI Jo Pasal 114 ayat (2) No 35 tahun 2009 tentang Narkotika dan Pasal 197 UU RI tentang kesehatan.

Mendengar putusan hakim, terdakwa menyatakan pikir-pikir. Putusan tersebut lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Neldy yang sebelumnya menuntut hukuman 13 tahun penjara, denda Rp 1 miliar subsidair 6 bulan kurungan.

Perlu diketahui. Charles Budi Adi Bin Suparlan ditangkap Erik Riang Kusama di Jalan Jagir Sidoresmo IV Surabaya. Selain mengamankan barang bukti ganja, ineks dan sabu, polisi juga bsrhasil mengamankan Pil Double L dirumah pelaku, jalan Towowo II, Tambak Sari Surabaya.

Diantaranya yaitu 4 paket sabu dengan berat total 5,06 gram, 1 bungkus plastik yang diduga berisi narkotika jenis extasi sebanyak 20 butir, 1 bata yang diduga berisi ganja seberat 500 gram, beserta alat timbang elektrik.

Satu kardus cokelat berisi pil double L sebanyak 85 bungkus, yang pembungkusnya berisi 1000 butir, dengan total 85000 butir. Satu kardus cokelat berisi pil double L sebanyak 80 bungkus yang pembungkusnya berisi 1000 butir, dengan total 80000 butir.

Satu kardus cokelat berisi pil double L sebanyak 10 bungkus yang pembungkusnya berisi 1000 butir, dengan total 10000 butir. Satu ember plastik biru berisi pil double L sebanyak 8575 butir. 1 taples kecil putih berisi pil yarindo sebanyak 890 butir.

Satu karung yang berisi pil garnophen sebanyak 200 strip dengan total 2000 butir, dengan berat totalnya 14 000 ribu beserta bungkusannya. (Am)

Yuliza Komplotan Pengedar Sabu Diadili
Kanit Semampir Salahkan JPU Sudah Tolak Tersangka Penadah Emas