Pegawai PT Hamdala Graha Real Estate Tipu Konsumen

Pegawai PT Hamdala Graha Real Estate Tipu Konsumen

suarahukum.com - Ike Yulira (24) asal Jember, salah satu pegawai PT Hamdala Graha Real Estate disidang dalam kasus penipuan dan penggelapan. Terdakwa diadili oleh Ketua Majelis Hakim Sigit diruang Kartika 2 Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Kamis (29/3/2018).

Dalam sidang dakwaan tersebut dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Neldy Denny Kejari Surabaya. "Bahwa terdakwa Ika Yulira pada tanggal 19 Desember 2017 melakukan penipuan terhadap korban Eko Julianto," ujarnya, saat sidang berlangsung.

Diketahui dalam dakwaan, berawal saksi korban Eko Julianto berniat untuk memesan perumahan Oma Indah Menganti (OIM) melalui kantor pemasaran PT. Hamdala Graha Real Estate dan Developer jalan Ronggolawe 19 Surabaya.

Saat itu saksi korban telah membayarkan uang booking Fee sebesar Rp 500.000 pada tanggal 29 september 2017, yang selanjutnya saksi korban membayarkan uang muka angsuran pertama sebesar Rp 31.350.000,- pada tanggal 3 oktober 2017, yang saat itu diterima terdakwa selaku karyawan PT. Hamdala Graha Real Estate dan langsung diserahkan kekasir.

Selanjutnya korban dihubungi oleh terdakwa sebagai admin pemberkasan dengan berpura-pura agar korban segera membayarkan uang realisasi perumahan, sehingga percaya dan tergerak hatinya untuk membayarkan uang realisasi sebesar Rp. 11.450.000,-
pada tanggal 19 Desember 2017 yang pada waktu itu korban datang kekantor Oma Estate dengan disertai 1 lembar tanda terima sebagai bukti penyerahan uang.

Kemudian pada tanggal 10 Januari 2018, korban dihubungi oleh Rismawati yang mengaku sebagai kepala marketing di Oma Estante yang memberikan informasi kalau uang realisasi perumahan tidak disetorkan ke kantor melainkan dipakai oleh terdakwa.

sehingga saat itu saksi korban mendatangi kantor Oma Estate untuk mengkonfimasi masalah tersebut, dan pihak kantor Oma Estate membenarkannya, sehingga saksi korban langsung melaporkan perbuatan terdakwa ke pihak kepolisian. Bahwa atas perbuatan terdakwa, saksi korban mengalami kerugian sekitar Rp 11.450.000. (Am)

Dia Lidiawati Kurir Sabu Dijerat Pasal Pengedar
Hakim Tolak Eksepsi Terdakwa Penggelapan Saham PT Surabaya Country