Pegawai Imigrasi jadi Tersangka Pungli Paspor

Pegawai Imigrasi jadi Tersangka Pungli Paspor

suarahukum.com - Setelah beberapa hari melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) dilingkungan Kantor Imigrasi Kelas 1 Tanjung Perak Surabaya, Polrestabes Surabaya baru menetapkan tersangka. Mereka adalah, JPG (34) pegawai Kantor Imigrasi Kelas 1 Tanjung Perak Surabaya dan Aw (43) warga Benowo Surabaya.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Leonard Sinambela saat jumpa pers mengaku, penangkapan dilakukan lantaran diduga JPG dalam penerbitan paspor telah menerima uang tambahan dari setiap pemohon, melalui Aw.

“Untuk mempercepat paspor, tersangka Aw memberi imbalan tersangka JPG, Rp 500 ribu untuk 5 berkas”, katanya kepada suarahukum di halaman Mapolrestabes Surabaya, Senin (6/11/2017).

Setelah ditangkap, dan dilakukan pengeledahan dalam ruangan JPG, ditemukan tas warna hitam berisi uang Rp 14, 8 juta. "Diakui JPG, uang tersebut adalah sebagian pemberian dari Aw dan biro jasa lainnya," terang Sinambela.

Menurut Sinambela, awalnya Polrestabes Surabaya mengamankan 6 orang yang saat itu menjadi saksi. Mereka yang diamankan, diantaranya 2 orang dari kantor Imigrasi, 2 orang dari biro jasa dan dua orang lagi dari petugas. "Setelah pemeriksaan, baru 2 ditetapkan tersang," akunya.

Kini, kedua tersangka dijerat dengan pelanggaran terhadap Pasal 5 dan atau Pasal 11 UU RI No 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas UU RI No 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. (Tok)

Curi 2 Kotak Susu Formula, Paini Diganjar 8 Bulan Penjara
Syarifudin Disidang Gara-gara Muatan Sapi