Pasutri Riau Bawa Sabu ke Surabaya

Pasutri Riau Bawa Sabu ke Surabaya

suarahukum.com - Fajar Hendrawan alias Sudirman alias Candra Sembiring (37) dan Andria Rosa (23), pasangan suami istri asal Tanjung Pinang Kepulauan Riau diadili di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Senin (28/8/2017). Pasangan suami istri ini disidang lantaran kasus sabu-sabu 4 kg.

Saat sidang, terdakwa Andria Rosa pada Jaksa Penuntut Umum (JPU) Rista Erna Soelistyowati dan Suci Anggraeni mengaku, tidak tau soal sabu yang dibawa suaminya. “Saya tidak tau karena saya hanya diajak oleh suami saya (Fajar Hendrawan) jalan-jalan ke Surabaya,” ujarnya, dihadapan Ketua Majelis Hakim Dede Suryaman.

Menurut Rosa, sering melihat percakapan suaminya melalui telepon dengan Shaphari Brazil (terdakwa terpisah). “Saya mengiranya hanya pembicaraan antara teman saja. Saya tidak tau pembicaraan mereka dan saya tidak perna bertanya pada suami,“ dalihnya.

Sementara, keterangan Rosa, dibenarkan suaminya Fajar. “Istri memang tidak saya beritahu. Maksud saya mengajak jalan-jalan ke Surabaya supaya istri senang dan terhibur,” ucapnya didengar Hakim anggota Dedi Fardiman dan Dwi Winarko.

Untuk diketahui, pasangan suami istri ditangkap setelah terdakwa lain Shaphari Brazil dan pemesan sabu Igar Setiyono Bramanto ditangkap petugas BNNP Jawa Timur, di halaman parkir Basemant POP Hotel Jalan Waspada, Surabaya, Selasa (24/8/2017) lalu. Keduanya ditangkap usai serah terima sabu 3,5 gram didalam mobil Mobil Hyundai Gets warna Hitam N 1830 KL.

Setelah diintrogasi, sabu ternyata milik Fajar yang telah dibawa dari Tanjung Pinang Kepulauan Riau, menggunakan KM Dorolonda milik PT Pelni.

Fajar lalu diburu, dan pada akhirnya saat keluar dari Surabaya, ditangkap di dalam taxi yang sedang melaju di Jalan Tol Wilayah Jakarta Barat menuju arah Cengkareng, Jumat (3/7/2017).

Diakui Fajar, sabu didapat dari buronan Jono slias Aseng, warga Tanjung Pinang Kepulauan Riau, dengan upah mengantar ke penerima (Igor) di Surabaya, dapat bagian 200 kg sabu. Akibatnya, pasangan ini dijerat Pasal 114 ayat (2) jo pasal 132 ayat (1) UU No.35 tahun 2009 tentang Narkotika. (Am)

Aktivis Lingkungan Prihatin Limbah Popok Bayi Cemari Sungai
Penjual Pasar Jojoran Dituntut 2 Tahun 6 Bulan Penjara