Owner PT Gunawan Fajar Jadi Pesakitan

Owner PT Gunawan Fajar Jadi Pesakitan

suarahukum.com - Abetnego Siswanto Singgih, owner sekaligus Direktur Utama PT Gunawan Fajar, di Desa Jegreg Kecamatan Lengkong Kabupaten Nganjuk jadi pesakitan Pengadilan Negeri (PN) Surabaya.

Meski dianggap bersalah, Wakil Ketua PN Surabaya Wedhayati yang juga menjadi Ketua Majelis Hakim hanya menghukum bos perusahaan plastik ini dengan hukuman percobaan. “Terdakwa Abetnego Siswanto Singgih diputus hukuman (Percobaan) subsider kurungan 3 Bulan, pidana denda Rp10 juta dan pidana penjara waktu tertentu 7 Bulan,” katanya didampingi hakim anggota Maxi Sigarlaki serta Saprudin, diruang Cakra PN Surabaya, Rabu (19/2/2020).

Putusan majelis hakim tersebut terhadap terdakwa lebih ringan dari pasal yang didakwakan, sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 103 UU No 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH). Dalam Pasal 103 disebutkan, bagi pelanggar hukum, akan dijerat pidana paling lama 3 tahun dan denda paling banyak Rp 3 miliar.

Pun demikian, sebelumnya Jaksa Penuntut Umum (JPU) Djoko Susanto dan Bunari menuntut terdakwa Abetnego Siswanto Singgih, dengan hukuman 10 bulan dengan masa percobaan 1 tahun, dan denda sebesar Rp 10 juta subsidair 6 bulan kurungan.

Perlu diketahui, Abetnego Siswanto Singgih jadi pesakitan karena dalam mengelola perusahaan yang sudah berdiri sejak 2016 belum memiliki ijin lingkungan dan ijin pengelolaan limbah B3. Selian itu, Polda Jatim juga tidak menemukan lokasi Tempat Penyimpanan Sementara Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (TPS LB3).

Selama ini, limbah dibuang oleh perusahaan dibuang (open dumping) di lahan terbuka milik PT Gunawan Fajar yang lokasinya disebelah barat gudang produksi plat 2. (Am/JS)

Sekjen Edy Kriswanto Banding Diputus 3 Bulan
Maspuryanto Pembakar Istri Dituntut 8,5 Tahun