Oknum DPRD Kota Surabaya Digerebek Saat Selingkuh

Capture Tiktor MR

MR: Duitnya dibuat kupu-kupu malam

Oknum DPRD Kota Surabaya Digerebek Saat Selingkuh

suarahukum.com - Dianggap selingkuh bersama wanita penghibur, seorang oknum anggota DPRD Kota Surabaya berinsial MF digerebek MR (24) istri sirinya, di sebuah kamar lantai 12 Apartemen Surabaya Barat, Kamis (9/6/2022) dini hari.

Hal itu diketahui saat MR mengunggah foto LP dan foto mobil oknum DPRD yang diparkir diapartemen. “Mobil laki-laki lonte nih bos punya jabatan yang lari dari masalah, yang hidupnya kepalsuan. Ngaku-ngaku punya rumah dua. Punya apartemen satu. Eh..! ternyata rumah ngontrak. Apartemen nyewa, banci,” tulis MR di akun tik-toknya, beberapa jam yang lalu.

Selain itu, karena sakit hati merasa dibohongi MR juga menyebutkan dalam unggahan status di tik-toknya bahwa MF berlaku biadab. “Sukanya duitnya dibuat cek in sama kupu-kupu malam sich, dasar laki-laki penjahat kelamin, jijik kelakuan biadab,” tulisnya juga di akun tik-toknya.

Saat itu, MR melakukan penggerebekan di sebuah apartemen di Surabaya Barat, sempat dihalangi oleh staf pribadi MF. Menurut sumber suarahukum.com, diduga MF merupakan anggota dewan dari Fraksi PKB.

MR menyebut bahwa dirinya mencari keberadaan suaminya sirinya yang beberapa minggu tidak pulang ke rumah, yaitu di kantor DPRD Kota Surabaya di Jl Yos Sudarso dan di Kantor DPC PKB Jl Dukuh Kupang Timur, Surabaya.

Saat penggerebekan dilakukan oleh MR, terlihat ada seorang perempuan yang mengaku bernama Happy keluar dari dalam kamar. Sehingga terjadi percekcokan hingga adu fisik pun terjadi antara Happy dan M.

Menurut MR, Happy merupakan perempuan yang pernah menghubunginya melalui pesan di media sosial. “Saat dia keluar, kami cekcok, sampai adu fisik,” ungkapnya, yang mengaku dirinya sempat dijambak dan dibenturkan ke tembok.

Meski terjadi pertengkaran mulut hingga adu fisik, MF suami sirinya enggan keluar kamar. MR yakin bahwa suaminya berada di dalam kamar tersebut karena sepatu tampak di dalam apartemen. “Dia (MF) tidak keluar, saya lihat sepatunya di kamar. Waktu mau naik, saya sempat melihat mobilnya, bahkan stafnya juga ada di depan kamar dan sempat menghalangi saya,” pungkasnya.

Hingga berita ini diunggah, atas kebenarannya, suarahukum.com belum dapat konfirmasi dari aknum anggota DPRD Kota Surabaya.  

Terpisah, Kapolsek Dukuh Pakis, Kompol Agung Widoyoko saat dikonfirmasi wartawan, membenarkan adanya pengaduan seorang perempuan bersama orang tuanya yang mengaku sebagai istri dari Anggota DPRD Kota Surabaya. “Iya benar, sifatnya sebagai aduan bukan Laporan Polisi (LP),” singkatnya. (Am)

"Pojok Puspenkum" Jurus Pencitraan Kejaksaan
Kejati DKI Dapat Aset Rapasan dari Terpidana TPPU