Oknum Bonek Pembunuh Anggota PSHT Disidangkan

Oknum Bonek Pembunuh Anggota PSHT Disidangkan

suarahukum.com - Moch Tiyok (24) pemuda asal Balong Sari, Tandes Surabaya dan Moch Jafar (24) pemuda asal Pogot, Kenjeran Surabaya ini adalah kedua terdakwa yang terlibat kasus penganiayaan dan pengeroyokan terhadap dua anggota Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) hingga meninggal dunia.

Kedua oknum Bonek (Bondo Nekad) ini disidang secara terpisah oleh Ketua Majelis Hakim Syifa Urosidin diruang Tirta 1 Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, pada Kamis (4/1/2018).

Dalam persidangan agenda dakwaan tersebut, berkas dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Irene Ulfa dari Kejari Tanjung Perak, Surabaya. Keduanya didakwa Pasal 170 Ayat (2) Ke-3 KUHPidana dan Pasal 251 KUHP.

"Terdakwa setelah mendapat broadcast ajakan penghadangan dan balas dendam terhadap kelompok pendekar PSHT, lalu melakukan pengejaran dan memukul korban menggunakan bambu, hingga mengalami luka parah dan patah tulang serta adanya benturan keras di kepala yang menyebabkan pendarahan otak hingga tewas," kata Jaksa Irene dipersidangan.

Perlu diketahui, dua nyawa melayang dalam bentrok antar kelompok Bonek vs PSHT pada Oktober 2017 lalu. Dua korban tewas dari kelompok PSHT, masing-masing Muhammad Anis dan Aris Eko Ristanto.

Setelah melakukan penyelidikan, Sat Reskrim Polrestabes Surabaya menetapkan dua oknum bonek sebagai tersangka. Polisi menyebut bentrok terjadi akibat provokasi yang disampaikan melalui jejaring media sosial. (Am)

Ini Lho Provokator Bonek Pembunuh Anggota PSHT
Bandar Sabu Antarnegara Terhenti di Pacar Kembang