Mobil Tahanan Kejaksaan dari Pemkot Surabaya Rusak

Mobil Tahanan Kejaksaan dari Pemkot Surabaya Rusak

Menjelang akhir tahun 2017, Pemkot Surabaya melalui APBD menyumbang mobil tahanan total dua bus atau mobil tahanan Rp 1.359.000.000. Kendaraan bersilinder 3.900 cc ini, dikerjakan oleh CV. Mitra Sukses Mandiri  dan disubkan ke karoseri Gajah Mada wilayah Sidoarjo.

suarahukum.com - Pemkot Surabaya awal tahun 2018 menyumbangkan mobil ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya dan Tanjung Perak. Dana sumbangan diserap melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2017, yakni Rp 1.359.000.000.

Sayangnya, mobil miliaran hasil sumbangan tersebut menurut sumber suarahukum.com rusak dan sudah dikembalikan ke pihak karoseri, bukan ke pemenang lelang.

"Kalau punya Kejari Surabaya informasinya dikembalikan Senin (5/2/2018) kemarin. Kalau punya Kejari Perak Kamis (9/2/2018) kemarin. Kerusakannya sama," kata sumber suarahukum.com, Jumat (9/2/2018).

Dua kendaraan tahanan yang rusak diantaranya, pintu depan kanan kiri, pintu darurat belakang, AC, tidak ada stiker tahanan, knalpot, lobang handrem.

"Mobil tahanan cuma sekali pakai. AC sama sekali engga dingin. Karena pintu depan lobangnya dua jari. Sedangkan knalpot kocak, lobang handrem juga kocak," terang sumber di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya.

Sementara, Kabag Perlengkapan Pemkot Surabaya Noer Oemiyati dikonfirmasi Potretkota.com membantah jika mobil sumbangan rusak. “Memang sudah dikaroseri, tapi itu engga rusak, hanya ada perbaikan kecil. Itu kan masih garansi,” dalihnya.

Menurut Nur, yang pernah diperiksan Kejari Surabaya terkait aset Pemkot Surabaya ini, pemenang lelang CV. Mitra Sukses Mandiri  layak menang. "Dalam SIUP izinnya campuran, ada pekerjaan kendaraan," dalihnya. (Am)

Terdakwa Togel Didakwa UU ITE
Anang Family Karaoke Melanggar Perda