Minta Dibebaskan, Hendri Sutiono Malah Dihukum 7 Tahun Penjara

Minta Dibebaskan, Hendri Sutiono Malah Dihukum 7 Tahun Penjara

suarahukum.com - Dianggap sebagai pengedar 500 butir obat Zenith Carnophen (pil koplo) lintas wilayah antar provinsi ini, Hendri Sutiono warga Tempel Sukorejo 1 Surabaya akhirnya divonis 7 tahun penjara oleh Hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya.

"Terbukti Menyuruh dan mengedarkan menjatuhkan hukuman pidana 7 tahun penjara, dikurangan masa tahanan dan tetap dalam tahanan. Denda Rp 1 milyar kalau tidak dibayar diganti 6 bulan kurungan," ujar Majelis Hakim, saat sidang berlangsung, , Selasa (30/1/2018) kemarin.

Mendengar tuntutan tersebut, usai berunding dengan kuasa hukumnya, Abdul Rahman, terdakwa menyatakan banding.

Sementara sebelumnya, dalam sidang pledoi pembelaannya, kuasa hukum memohon kepada majelis hakim, kalau kliennya tidak terbukti bersalah, dan untuk dibebaskan.

Putusan tersebut hakim menganggap bahwa terdakwa jelas terbukti bahwa melanggar Pasal 197 jo 106 ayat (1) UU RI No 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Hukuman 7 tahun penjara, yang dilontarkan hakim dalam persidangan. Lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Duta Mellia dari Kejari Tanjung Perak, Surabaya, yang menuntut hukuman 9 tahun penjara.

Untuk diketahui, dalam perkara No 2837/Pid.Sus/2017/PN SBY, terdakwa Hendri Sutiono ditangkap M. Mustofah,SH dan Dedy Soelistyo, atas nyayian tim terdakwa, Ricky Sutjahyo saat perjalanan ke ekspedisi menuju Banjarmasin dengan mengendarai mobil Daihatsu Xenia Warna putih Nopol L1738 PC.

Untuk mengelabui petugas, terdakwa mengirimkan obat Zenith Carnophen sebanyak total 16 koli dengan kemasan karung plastik kecil warna putih terdapat tulisan merah "Sandal Swallow". Saat dibuka, ternyata berisikan 10 sachet dan setiap sachetnya berisikan 10 butir/tablet. Kegiatan ini diakui terdakwa sejak tahun 2015 lalu dengan imbalan masing-masin Rp 500 ribu.

Obat Zenith Carnophen diakui terdakwa didapakan dari kakaknya David Chan (buronan) warga Wiyung Surabaya untuk dikirimkan ke Alex (buronan) di Banjarmasin. Dalam hal ini, petugas mengamankan barang bukti berupa 1 buah HP, 1 buah ATM BRI, 1 buah ATM Paspor BCA dan obat 500 butir, dengan berat 75,163 gram, logo Zenith Carnophena. (Am)

Mantan Pegawai BTPN Dihukum 2,5 Tahun penjara
Jaksa Kejati Jatim Palak Tenaga Honorer Wisata Religi Jolotundo