Menjelang Penutupan, SPBU di Surabaya Tetap Layani Pengecer BBM

Foto : Salah satu SPBU di Jalan Kapas Krampung no 99 Surabaya, masih normal menjalani kegiatannya, Selasa (28/12/2021) siang.

Malam Tahun Baru 2022 Tutup 7 Jam

Menjelang Penutupan, SPBU di Surabaya Tetap Layani Pengecer BBM

Suarahukum.com - Pemerintah Kota Surabaya melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Surabaya, kirimkan Surat Edaran (SE) pemberitahuan kepada seluruh pimpinan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) diseluruh wilayah kota Surabaya.

Surat edaran pemberitahuan nomor 300/6828/436.7.22/ 2021, yang disampaikan pada hari Senin (27/12/2021) menyebutkan bahwasannya pada tanggal 31 Desember 2021, SPBU di Kota Surabaya diharapkan tutup pukul 21.00 Wib sampai dengan pukul 04.00 Wib, tanggal 1 Januari 2022.

Pembatasan waktu terhadap SPBU se'surabaya, saat malam atau menjelang pergantian tahun baru 2022 itu hanya berlangsung 7 jam saja.

Saat dikonfirmasi terkait surat edaran pemberitahuan kepada seluruh SPBU, Kasat Pol PP Kota Surabaya, Dr Eddy Christijanto Drs.M.Si membenarkannya. "Benar," singkatnya, pada suarahukum.com melalui Whatsappnya.

Menurut Eddy, hal tersebut untuk mencegah mobilitas masyarakat. Supaya Surabaya tidak terjadi keramaian dan tidak ada arak-arakan ataupun pawai disaat malam pergantian tahun.

Terpisah, salah satu SPBU di Surabaya saat ditemui Suarahukum.com, Selasa (28/12/2021) siang, belum bisa menanggapi surat edaran pemberitahuan pembatasan kegiatan tersebut. "Kami sementara tidak menanggapi dulu, itu sesuai instruksi pimpinan. Nanti Intruksi nya dari managemen, memang surat edarannya sudah (dapat) ada cuman Intruksi keputusan tetap dari pihak manajemen," ujar Dwi Hani Hardi selaku Supervisor SPBU Jl. Kapas Krampung No.99 Tambaksari Surabaya, mewakili pihak manajemennya.

Sementara pihaknya hingga saat ini masih tetap melayani pedagang eceran yang membeli Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk dijual lagi.

"Kalau saat ini kita tetap melayani untuk yang kulakan (pedagang ecer dijual lagi) dan pembeli normal. Tapi (khusus pedagang ecer dijual lagi) yang Pertamax saja, pertalite tidak boleh," pungkas Hani.

Surat pemberitahuan itu berdasarkan yang ke pertama adalah Intruksi menteri dalam Negeri nomor 66 tahun 2021 tentang pencegahan dan penanggulangan coronavirus 2019 pada saat Natal tahun 2021 dan tahun baru Tahun 2022.

Kedua, Instruksi dalam Negeri nomor 67 tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3, level 2 dan level 1 Corona Disaese 2019 di wilayah Jawa dan Bali.

Ketiga, surat edaran menteri agama nomor 33 tahun 2021 tentang pencegahan dan penanggulangan Corona Disease 2019 pada perayaan natal dan tahun baru 2022.

Keempat, Adendum surat edaran satuan tugas penanganan covid 19, nomor 24 tahun 2021 tentang pengaturan aktivitas dan mobilitas masyarakat selama periode Natal tahun 2021 dan Tahun baru 2022 dalam masa corona virus disease 2019 (covid-19).

Kelima, surat edaran walikota Surabaya nomor 443:/1542 4/43 6.8.4/2021 tanggal 14 Desember 2021 hal pemberian Perlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat level 1 covid-19 serta pencegahan dan penanggulangan covid-19, pada saat Natal tahun 2021 dan Tahun baru 2022 di Kota Surabaya.

Sementara terkait hal tersebut, Satpol PP kota Surabaya bersama UPTD terkait dibantu unsur TNI dan Polri Kota Surabaya, akan melakukan pengawasan pemantauan dan penertiban dalam pelaksanaan sesuai perundang-undangan yang berlaku.(Am)

Penetapan PN Surabaya di Soal, Ira lapor Polisi
Ayah Pukuli Anak Kandung Hingga Berdarah-darah