Mantan Wali Kota Mojokerto Dituntut 4 Tahun Penjara

Mantan Wali Kota Mojokerto Dituntut 4 Tahun Penjara

suarahukum.com - Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari KPK Iskandar Marwanto menuntut pidana penjara selama empat tahun terhadap mantan Wali Kota Mojokerto Mas'ud Yunus, Selasa (18/9/2018).

Selain hukuman badan, Jaksa KPK juga menuntut Mas'ud Yunus membayar denda Rp 250 juta. Jika tak terbayar, maka mantan orang nomor satu di Kota Mojokerto ini akan ditambah hukuman kurungan selama tiga bulan.

Dalam tuntutannya, Jaksa KPK menyatakan jika Terdakwa terbukti dan sah melanggar pasal 5 ayat 1 huruf a jo pasal 55 ayat (1) ke-1 jo pasal 64 ayat (1). “Menuntut pidana penjara selama empat tahun, denda Rp 250 juta dan subsider tiga bulan kurungan,” ujar Jaksa dihadapan majelis hakim yang diketuai Dede Suryaman.

Selain itu lanjut Iskandar, terdakwa juga dikenakan pidana tambahan berupa pencabutan hak berpolitik. “Karena mencederai amanah dari masyarakat yang memilihkan, maka dikenakan pencabutan hak dipilih selama empat tahun setelah terdakwa usai menjalani hukuman,” pungkas Iskandar.

Terkait tuntutan itu, Mas'ud Yunus yang didampingi penasihat hukum Mahfud akan mengajukan pembelaan (pledoi). “Kami akan ajukan pembelaan sendiri-sendiri,” ujar Mas'ud Yunus usai berdiskusi dengan tim penasihat hukum.

Sebelumnya, terdakwa Mas’ud Yunus diduga memberi janji atau hadiah kepada pimpinan DPRD Mojokerto. Hadiah ini terkait pembahasan perubahan RAPBD tahun anggaran 2016 hingga mencapai jumlah Rp 1,4 miliar.

Mas'ud dijerat pasal berlapis yakni pasal 5 ayat (1) huruf a UU RI no. 31 tahun 1999 serta pasal 13 UU RI no. 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi. (Am)

Direktur PT Surabaya Country Tidak Terbukti Penggelapan
Polda Jatim Musnahkan Narkoba Rp 28 Miliar