Kurir Malaysia Simpan Sabu Dalam Dubur

Kurir Malaysia Simpan Sabu Dalam Dubur

suarahukum.com - Simpan sabu-sabu dalam dubur, Paosi (26) asal Pemekasan, Madura ini disidang oleh Ketua Majelis Hakim Agus Hamzah diruang Sari Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Senin (12/11/2018).

Dalam sidang, terdakwa Paosi mengaku selaku kurir narkoba jaringan Malaysia ini, oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Achmad Junaidi dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim, didakwa Pasal 112, Pasal 113 dan Pasal 114 ayat (2) UU RI no 35 tahun 2009 tentang narkotika.

"Barang saya sembunyikan didalam dubur yang mulia," singkat Paosi, dihadapan Majelis.

Diketahui, bermula pada hari Senin 12 Maret 2018 sekira pukul 15.00 wib petugas Bea Cukai Bandara Juanda, bersama petugas BNNP Jatim, yang saat itu sedang bertugas. Mendapat informasi adanya peredaran narkoba jenis sabu yang dibawa oleh seorang lelaki dari Malaysia menuju Indonesia.

Selanjutnya ketika ada kedatangan pesawat Air Asia dengan nomor Fligth XT 327, sedang mendarat di terminal II Bandara Juanda, petugas mendapati salah seorang penumpang lelaki sedang berjalan tertatih-tatih dan gelagat yang mencurigakan, disitu petugas mulai mencurigainya.

Saat lelaki tersebut masuk keruang pengecekan Pasport terdakwa Paosi terlihat gugup, karena gelagat terdakwa semakin mencurigakan. Selanjutnya petugas Bea Cukai dan BNNP Jatim melakukan pemeriksaan badan terhadap diri terdakwa.

Alhasil, dari pemeriksaan tersebut petugas mendapatkan 2 bungkus balon karet lonjong yang didalamnya terdapat narkotika jenis sabu yang dimasukkan ke dalam dubur. Lantas terdakwa diminta untuk telanjang dan diminta duduk jongkok, disuruh mengejan seperti orang buang air besar, hingga keluarlah barang tersebut kemudian terdakwa beserta barang buktinya diamankan.

Saat diinterogasi, terdakwa mengaku jika ia disuruh Har berangkat ke Kuala Lumpur Malaysia untuk bertemu dengan temannya yakni Jefri, sesampainya di Malaysia terdakwa bertemu dengan Jefri. Kemudian oleh Jefri diberi barang yang tak lain adalah sabu untuk diserahkan kepada Har di Madura Indonesia dengan janji akan diberi upah Rp 20 juta. (Am)

WNA Aljazair Dihukum 6 Bulan Penjara
Dewi Megawati Aldona Doni Dalangi Pengeroyokan Jimmy’s Club