Korupsi Jaspel, Kadinkes Gresik Akhirnya Dipenjara

Korupsi Jaspel, Kadinkes Gresik Akhirnya Dipenjara

suarahukum.com - Setelah beberapa hari berpura-pura sakit, akhirnya Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Gresik, Mohammad Nurul Dholam ditahan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik. Alasan penahanan, karena Nurul Dholam terjerat kasus korupsi dana kapitasi atau Jasa Pelayanan (Jaspel) BPJS Pemkab Gresik tahun anggaran 2016-2017 sebesar Rp 2,5 miliar.

“Karena masih sehat Nurul Dholam dibawa ke Rutan Banjarsari Cerme Gresik,” kata Kajari Gresik, Pandue Pramukartika, dihadapan wartawan, didampingi Kasi Pidsus dan Kasi Intel Kejari Gresik, Jum'at (31/8/2018).

Sementara, Suhartanto kuasa hukum tersangka, terkait penahanan kliennya, mengaku dalam waktu dekat ia akan mengajukan penangguhan penahanan. “Untuk waktunya belum bisa ditentukan,” akunya, saat ditemui awak media..

Untuk diketahui, Nurul Dholam dalam menjalankan aksinya, pada tahun 2016, Dinkes Gresik mendapatkan program jaminan kesehatan nasional (JKN) melalui BPJS sebesar Rp 45 miliar. Dari jumlah tersebut, sebesar 60 persen digunakan untuk Jaspel di Puskesmas. Ditahun berikutnya tepatnya tahun 2017, Dinkes Gresik kembali mendapatkan kucuran dana sebesar Rp 47 miliar.

Namun dana Jaspel yang masuk Puskesmas itu masing-masing dipotong 10 persen dengan jumlah bervariasi. Hasil potongan itu lalu ditampung di Dinas Kesehatan kemudian dimasukkan ke rekening Nurul Dholam.

Hingga akhirnya, Nurul Dholam dijerat pasal 2, 3, dan 11 E dan F Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 diubah UU 20 tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi. Ancaman hukumannya maksimal 20 tahun penjara, serta denda minimal Rp 200 juta dan maksimal Rp 1 miliar. (Mal/Am)

Kejari Gresik: Nurul Dholam Pura-pura Sakit
TNI Gadungan Tipu dan Gauli Kekasih