Kepala Dinas Jember Ditahan Kejati

Kepala Dinas Jember Ditahan Kejati

suarahukum.com - Setelah menahan ketua DPRD Jember, Thoif Zamroni tersangka kasus korupsi bantuan sosial (Bansos) kelompok ternak tahun 2015 senilai Rp 38 miliar. Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi Jatim kembali menahan dua tersangka yakni, Sugiarto mantan Sekda Jember dan Ita Poeri Andayani mantan kepala badan keuangan dan aset di daerah Jember, dan sekarang menjabat Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan.

Sebelum ditahan, sekitar pukul 09.00 pagi, kedua tersangka mendatangi ruang Pidsus Kejati Jatim untuk menjalani pemeriksaan. Setelah menjalani pemeriksaan kurang lebih delapan jam lamanya, sekitar 19.30 malam kedua tersangka digelandang ke rumah tahanan di Kejati Jatim.

"Setelah menjalani pemeriksaan dan didapati kerugian negara senilai Rp 1 miliar 40 juta dari perhitungan BPKP," kata Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Didik Farkhan Alisyahdi, Kamis (2/8/2018).

Dijelaskan Didik, modus penyelewengan dana bansos untuk kelompok peternak itu dimanfaatkan tak sesuai peruntukan. Diduga ada pemotongan dana yang dicairkan pada kelompok peternak.

"Saat ngetok anggaran bansos itu, pihak DPRD itu tidak melalui prosedur. Waktu diketok itu harusnya melalui proposal dan diverifikasi. Satu tahun kemudian baru dianggarkan,"kata mantan Kajari Surabaya.

Dana hibah kelompok peternak itu adalah usulan anggota DPRD Jember yang kemudian dialokasikan dalam APBD 2015 sebesar Rp 38 miliar.

Mengacu pada Laporan Hasil Pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (LHP BPK), ditemukan adanya 158 kelompok penerima dana hibah itu tak melaporkan surat pertanggungjawaban (SPJ) atas penggunaan dana hibah ini, sehingga muncul dugaan ada penyelewengan.

Atas perbuatannya kedua tersangka dijerat Pasal 2, Pasal, 3 dan Pasal 9 UU no 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. (Am)

BNN Bongkar Sindikat Narkoba Lapas Tanggerang
Bea Cukai Gagalkan Miras Import dan Rokok Ilegal