Kena Corona? Juru Sita dan Hakim Meninggal Dunia

Eko Agus Siswanto/istemewa

Kena Corona? Juru Sita dan Hakim Meninggal Dunia

suarahukum.com - Karena diduga meninggalnya staf Juru Sita Surachmad Rabu (10/6/2020) dan Hakim Eko Agus Siswanto Jum'at (12/6/2020) terdeteksi Covid-19 atau Virus Corona, Pengadilan Negeri (PN) Surabaya akan pending semua persidangan pidana maupun perdata selama 14 hari kedepan.

Hal itu diungkapkan oleh Humas PN Surabaya Martin Ginting. "Guna untuk memutus mata rantai Covid-19 mengantisipasi New Normal, maka di seluruh area PN Surabaya mulai 15 Juni sampai 28 Juni 2020, akan ditunda selama 2 minggu, kecuali perkara pidana yang masa penahanannya habis dan tidak bisa diperpanjang," ungkapnya, pada awak media, Minggu (14/6/2020).

Selain itu, bagi semua pengunjung diarea PN Surabaya, diperketat serta dibatasi. "Setiap orang dilarang/dibatasi masuk ke area pengadilan dalam waktu 14 hari kedepan. Awak media juga dibatasi jumlahnya untuk peliputan di area PN Surabaya. Pelayanan publik terbatas tetap dilakukan di bagian depan PN. (Dipintu masuk). Seluruh pegawai atau honorer akan dilakukan WFH & WFO. Akan diatur agar hakim, panitera, juru sita dan aparatur PN lainnya bekerja secara bergantian. Ruang sidang yang aktif hanya ruang sidang telekonfrence, sisanya akan di non aktifkan," tambahnya.

Disebut Martin Ginting, kebijakan itu semua atensi dari Kepala PN Surabaya, dituangkan dalam bentuk surat keputusan tertanggal hari ini 14 Juni 2020. "Efektif mulai hari ini. Semua pihak akan diseleksi secara ketat untuk masuk ke PN Surabaya," katanya, pembatasan diarea PN Surabaya, termasuk wartawan. (Am)

Pencuri Kardus Kosong Masjid Al-Akbar Disidang
Wanita Pijat Plus Online Tewas Ditangan Mahasiswa