Kejari Surabaya Tangkap Buronan Cabul

Foto : Terpidana AS, saat diamankan oleh anggota Intel Kejari Surabaya.

Berdasarkan Putusan Mahkamah Agung RI

Kejari Surabaya Tangkap Buronan Cabul

Suarahukum.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya tangkap terpidana inisial AS kasus pencabulan anak di bawah umur, pada hari Rabu tanggal 11 Mei 2022. AS merupakan terpidana ketiga yang berhasil Tim Tangkap Buronan (Tabur) selama sejak Januari tahun 2022.

Kasi Intelijen Kejari Surabaya Khristiya Lutfiasandhi, SH., MH. mewakili Kajari Surabaya Danang Suryo Wibowo, SH., LL.M mengatakan bahwa terpidana berhasil di sekitar Trosobo Taman Sidoarjo.

"Terpidana ditangkap oleh Tim gabungan Pidum dan Intelijen di sekitar rumah orang tua sekitar jam 11.00 WIB tanpa perlawanan" kata Kasi Intel, pada wartawan.

Setelah dilakukan penangkapan, terpidana dijebloskan ke Rutan Kelas 1 Surabaya di Medaeng. Setelah menjalani tes swab antigen.

Berdasarkan putusan Mahkamah Agung RI No. : 2008 K/Pid.Sus/2021 tanggal 2 Agustus 2021, terpidana harus menjalani hukuman pidana badan selama 5 tahun dan pidana denda sebesar Rp. 60.000.000 subsider 2 bulan penjara.

Dengan sah dan melakukan tindakan kriminal untuk melakukan kekerasan dan cabul terhadap anak secara berlanjut. Terpidana dijerat Pasal 80 Jo. Pasal 76C UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Diketahui, bahwa AS terpidana pada tahun 2018 di salah satu SMP swasta di Surabaya dimana terpidana sebagai kepala sekolah telah melakukan tindakan terhadap beberapa murid laki-laki karena dianggap nakal dan tidak sholat Dhuhur berjamaah dengan cara memegang alat vital korban.

Akibatnya korban merasa ketakutan dan trauma serta melaporkannya kepada orang tua. Orang tua siswa yang tidak menerima perlakuan terpidana akhirnya melaporkannya ke Polda Jatim.(Am)

Hendak Tangkap Pelaku Curanmor Keluarga Kapolda, Polisi di Serang Warga
Keberatan Isi Dakwaan JPU, Dirut Turbo Net Ajukan Eksepsi