Kejari Bangil Periksa Gratifikasi Proyek Pokir DPRD

Kejari Bangil Periksa Gratifikasi Proyek Pokir DPRD

suarahukum.com - Tim penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangil Kabupaten Pasuruan telah memanggil belasan saksi di kasus dugaan gratifikasi proyek Pokok Pikiran (Pokir) yang berasal dari anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasuruan.

Belasan saksi yang dipanggil itu diantaranya mulai pelapor dari kalangan aktivis hingga belasan rakanan (kontraktor) dan pihak lainya yang diduga terlibat dalam mengerjakan proyek Pokir.

"Benar ada pemeriksaan belasan saksi dugaan korupsi atau gratifikasi proyek Pokir dewan sudah dilakukan. Untuk saat ini tim penyidik dari Kejaksaan melakukan proses pendalaman kasus itu," ungkap Kepala Kejari Bangil Ramdhanu Dwiyantoro, Sabtu (9/10/2021).

Masih Ramdhanu Dwiyantoro, apabila ada oknum Dewan yang ikut turut serta mengatur teknis maupun menunjuk rekanan untuk mengerjakan proyek Pokir, maka itu menyalahi aturan.

"Kalau sudah begitu, konsekwensinya jelas menabrak dan melanggar hukum. Jadi untuk saat ini, penyidik Kejaksaan masih mengumpulkan data-data dan mengumpulkan keterangan dari berbagai pihak. Bila sudah lengkap, maka pihaknya akan meminta keterangan ke sejumlah oknum anggota Dewan yang terkait proyek Pokir tersebut," tambah Ramdhanu Dwiyantoro.

Dapat diketahui, terungkapnya kasus pokir dewan itu dari adanya aduan dari sejumlah LSM yang tergabung dalam Masyarakat Anti Korupsi Anggaran Rakyat (MAKAR). Sampai saat ini, mereka menuding, proyek-proyek berasal dari Pokir dewan disinyalir adanya pengondisian dengan imbalan fee 15 persen. (Mat)

Balik Kanan, Diduga Razia New Happy Fun Bocor
Bandar Narkoba Ali Usman Dituntut 11 Tahun