Kasus Sabu, Bapak Meninggal Dunia, Anak Dihukum 5 Tahun Penjara

Kasus Sabu, Bapak Meninggal Dunia, Anak Dihukum 5 Tahun Penjara

suarahukum.com - Terpidana narkotika jenis sabu Johan Bin Yo Bok Jing telah meninggal dunia di Rutan Klas 1 Medaeng. Pria yang tertangkap bersama anaknya Yeskhiel Bin Johan, akhirnya gugur dalam hukuman.

Karena terbukti melanggar Pasal 112 ayat (1) Jo Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, Yeskhiel oleh Ketua Majelis hakim Hanung Dwi Wibowo tetap diganjar hukuman 5 tahun penjara.

"Menjatuhkan hukuman selama 5 tahun penjara, denda 800 juta, subsider 1 bulan kurungan terhadap terdakwa Yeskhiel. Bapakmu (Johan) telah meninggal dunia dan dinyatakan gugur dalam hukuman," ujar Hanung, diruang Sari 1 Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Kamis (9/5/2019).

Putusan hakim tersebut lebih ringan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) Pompy Polansky dari Kejari Surabaya, yang sebelumnya menuntut hukuman 6 tahun penjara.

Sementara, pihak keluarga mengeluhkan atas meninggal Johan. "Keluarga tidak dikabari pada sebelumnya ketika Koko Johan sakit. Keluarga dikabari setelah ambulans yang membawa jenazah Johan sudah didepan parkiran kamar mayat RSUD Soetomo, saat itu tanggal 12 April, sekitar jam 10.00 wib. Setelah itu langsung diantar dikos-kosannya, Jl Rangkah Buntuh Surabaya," kata salah satu keluarga Johan, tidak ingin menyebutkan namanya.

Menurutnya, Johan meninggal tidak wajar. "Kata dokter Medaeng, Koko (Johan) saya over dosis. Dan pas waktu dimandikan mulutnya berbusa, kuping kanan biru, lehernya bengkap. Jenazahnya sama sekali tidak diotopsi, waktu itu cuman diantar begitu saja, jenazah engga pakai baju dan celana," terangnya.

Diketahui dalam dakwaan, Johan dan Yeskhiel ditangkap Hosim dan Rico anggota Polsek Tambaksari Polrestabes Surababaya, Desember 2018 lalu. Saat ditangkap, polisi menemukan 1 poket sabu 0,56 gram. Bapak dan anak ini mengaku, sabu rencana dikonsumsi beresama-sama. (Am)

Tukang Rombeng Nyambi Calo CPNS
JPU Samsu J Efendi Tuntut Penikmat Sabu 2 Tahun Penjara