Kasus Penembakan Mobil Pejabat Pemkot Surabaya P21

Kasus Penembakan Mobil Pejabat Pemkot Surabaya P21

suarahukum.com - Kasus penembakan mobil Pejabat Pemkot Surabaya, Ery Cahyadi yang menjerat Rocye Muljanto dinyatakan sempurna atau P21, dan menunggu pelimpahan berkas perkara dari penyidik Polrestabes Surabaya.

Hal tersebut dinyatakan langsung oleh Kasipidum Kejari Surabaya, Didik dyotomo,SH,MH. “Berkas sudah P21, dan belum bisa pastikan kapan pelimpahan tahap II nya, kami masih menunggu dari penyidik,” katanya, pada awak media, Kamis (19/4/2018).

Seperti diberitakan sebelumnya, Perkara penembakan mobil Pejabat Pemkot Surabaya ini akan ditangani oleh dua orang JPU, mereka adalah Kasipidum Didik Adyotomo dan JPU Ali Prakoso.

Dalam kasus ini, tersangka Rocye Muljanto dijerat dengan pasal berlapis yakni melanggar pasal 406 KUHP tentang penggerusakan, 335 KUHP tentang perbuatan tidak menyenangkan dengan pemberatan dan melanggar pasal 1 ayat 1 Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang senjata api.

Diketahui, Mobil Toyota All New Innova milik Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Surabaya Ery Cahyadi diberondong tembakan sebanyak 11 kali.

Penembakan terjadi sekitar pukul 13.00 WIB, Rabu (14/3/2018). Saat itu, mobil diparkir di depan rumah, Perumahan Puri Kencana Karah, Kecamatan Jambangan, Surabaya. Pukul 16.45 WIB, kejadian tersebut dilaporkan ke polisi.

Olah tempat kejadian perkara (TKP) langsung digelar. Hasilnya, ada 11 lubang bekas tembakan di mobil berwarna abu-abu itu. Polisi bergerak cepat dan berhasil mengidentifikasi pelaku dan berhasil menangkap tersangka Rocye Muljanto di Waru, Sidoarjo. (Am)

Pasutri Curi Perhiasan Budhe, Barang Curian Dijual ke Om
Komplotan Pencuri isi Kontainer Ditangkap