Kakek Cabul Kasimoen Diganjar 5 Tahun

Kakek Cabul Kasimoen Diganjar 5 Tahun

suarahukum.com - Kasimoen (76) akhirnya divonis selama 5 tahun penjara oleh Ketua Majelis hakim I Wayan Sosiawan. Kakek yang tinggal didaerah Jalan Pabean Cantikan, Surabaya ini duduk dipesakitan kerena cabuli anak bawah umur.

"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Kasimoen selama 5 tahun penjara," ucap hakim Wayan, saat bacakan amar putusannya di ruang Garuda 1, Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Selasa (10/03/2020).

Tak hanya itu, terdakwa juga dijatuhi pidana denda sebesar Rp 50 juta, jika tidak dapat membayar di ganti selama 3 bulan kurungan.

Dalam putusan tersebut, hakim menilai bahwa terdakwa dinyatakan telah terbukti bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana diatur dan diancam dalam pasal 82 ayat (1) Jo pasal 76 E UU No.17 tahun 2016 Jo UU RI No. 35 tahun 2014 Jo UU RI No.23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Putusan hakim tersebut, lebih rendah 2 tahun dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ni Made Sri Astri Utami dari Kejari Tanjung Perak Surabaya. Atas putusan tersebut, JPU maupun terdakwa menyatakan pikir-pikir. "Pikir-pikir yang mulia," kata Jaksa Made.

Diketahui, kasus ini bermula saat terdakwa melihat korban MDAP (7), yang bermain di halaman depan rumahnya. Oleh terdakwa Kasimoen, korban kemudian dipanggil. Setelah korban mendekat, terdakwa langsung melakukan aksi bejatnya.

Kelakuan terdakwa, kemudian diketahui oleh saksi Rahmawati yang merupakan tetangga korban dan terdakwa. Hal ini lalu di laporkan kepada ibu korban. Oleh Ibu korban, terdakwa kemudian dilaporkan ke kantor polisi. (Am)

Pendiri Gereja Cabuli Anak Dibawah Umur
JPU Kejari Surabaya Tuntut Ringan Terdakwa Sabu