Juru Parkir Jatipurwo Dihukum 4 tahun penjara

Juru Parkir Jatipurwo Dihukum 4 tahun penjara

suarahukum.com - Samsul Arifin (23) juru parkir yang tinggal di Jatipurwo 3 Surabaya, menangis setelah diputus hukuman selama empat tahun penjara, oleh Ketua Majelis Hakim Slamet Riadi di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya.

"Mengadili terhadap terdakwa Samsul Arifin Bin Mat Pii, dengan hukuman selama 4 tahun, denda Rp 800 juta subsider 2 bulan penjara," ujar hakim Slamet, di ruang Candra PN Surabaya, Selasa (2/7/2019).

Dalam putusan tersebut hakim menilai bahwa terdakwa terbukti melanggar Pasal 112 ayat (1) jo. Pasal 132 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Mendengar putusan hakim, terdakwa sempat mengucapkan pikir-pikir. Namun hal itu langsung spontan diarahkan kuasa hukumnya yaitu Moch Toha, untuk menerima. "Terima saja majelis," singkatnya, sembari menganggukkan kepala kepada kliennya.

Putusan hakim tersebut lebih ringan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) Samsu J Efendi Banu dari Kejari Surabaya, yang pada sebelumnya menuntut hukuman 6 tahun, denda Rp 800 juta subsider 8 bulan penjara.

Diketahui dalam dakwaan, Alifia Nur Oktaviani (berkas terpisah) mengajak terdakwa untuk berpesta sabu, dengan cara urunan menjadi Rp 110.000. Kemudian terdakwa membei sabu di Jl Jatipurwo Surabaya.

Setelah paket sabu didapat, terdakwa dan Alifia berpesta di Jalan Gading Sekolahan Gang 2 Surabaya. Namun naaf, masih dua putaran, keduanya kepergok rekannya, Endah Susilowati dan Fitriyani Setwo Wulandari.

Endah dan Fitriyani lalu menelepon polisi dan kemudian menangkap keduanya, Alifia dan Samsul. Keduanya dijerat Pasal 112 ayat (1) jo Pasal 132 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (Am)

Pasutri Curanmor Surabaya Diamankan Polisi
Jaksa Sebut Usaha Kosmetik IIegal Kediri Sejak 2016