Jual Sabu, Penjual Soto Curhat Anaknya juga Dipenjara

Jual Sabu, Penjual Soto Curhat Anaknya juga Dipenjara

suarahukum.com - Umi Rochani (46) pedagang soto warga Jl Kapasari Pedukuhan Simokerto, Surabaya diadili oleh Ketua Majelis Hakim Pujo Saksono di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Senin (19/3/2018).

Sidang yang digelar di ruang sidang Garuda ini, Jaksa Sjamsu J Efendi menghadirkan saksi penangkap, Aiptu Agus Supriyanto dari Polrestabes Surabaya. "Target kami sebenarnya suami terdakwa, namun saat itu tidak ada dan masih dalam pencarian (DPO)," katanya.

Meskipun tidak berhasil menangkap target, polisi tak kehabisan akal. Umi Rochani lalu dilakukan test urin. "Terdakwa tau kalau suaminya pengedar. Dan setelah mendapatkan barang bukti itu (sabu), kami juga lakukan tes urine, hasilnya positif, terdakwa juga pemakai," tambah Agus.

Atas keterangan terseut, terdakwa pun tidak membantah pernyataan saksi. "Iya benar pak Hakim," ucap Umi membantah ditangkap saat jual sabu. "Waktu itu saya sedang tiduran, tidak melayani pembeli Pak," imibuh terdakwa.

Terdakwa juga mengaku, bahwa dirinya sering mengkonsumsi sabu bersama suaminya, guna menjaga stamina. "Sekitar satu bulan pak, saya setiap hari jaga warung sampai pagi, makanya biar sehat terus," papar Umi.

Disela-sela persidangan, terdakwa sempat mencurahkan hatinya. Selain dirinya, anak keduanya juga ditahan lantaran terjerumus dalam lingkaran narkoba. "Anak kedua saya juga ditahan pak, saat polisi datang, dia (anaknya) sedang tidur dan temukan pipet (alat hisap sabu) disakunya," curhat terdakwa, nampak menyesali rumah tangganya hancur karena narkoba.

Dijelaskan dalam surat dakwaan, terdakwa dibekuk anggota Idik II Satreskoba Polrestabes Surabaya, Senin (18/12/2017) di rumahnya, dan ditemukan barang bukti dua poket sabu masing-masing seberat 0,32 dan 0,36 gram, timbangan elektrik, pipet dan ribuan plastik klip kosong.

Akibat perbuatannya, terdakwa didakwa dengan pasal 112 ayat (1) UU RI no 35 tahun 2009 dengan ancaman pidana maksimal 10 penjara. (Am)

Harga Tembak Bos Dealer Liek Motor Rp 10 Juta
Terdakwa Sabu Diputus 1 Tahun Penjara, Jaksa Lupakan Tuntutannya