JPU I Gede Willy Pramana Splitsing Penjudi Dindong

JPU I Gede Willy Pramana Splitsing Penjudi Dindong

suarahukum.com - Komplotan penjudi dingdong, Harmanto (48) warga Wonosari Lor Baru 12 Surabaya dan Riyono (58) warga Wonokusumo Bhakti 2 Surabaya, oleh Ketua Majelis Hakim Selamet Riadi, divonis 5 bulan penjara. Vonis tersebut mendasari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) I Gede Willy Pramana, ang menuntut keduanya 9 bulan penjara.

"Menjatuhkan hukuman 5 bulan penjara, terhadap masing-masing terdakwa," ujar Hakim Selamet diruang Cakra Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Selasa (5/2/2019).

Sementara anak perempuan terdakwa, yang menunggu didepan ruang sidang mengaku ada yang mengurus perkara ayahnya yang akan dituntut 9 bulan oleh JPU. "Judinya itu ada dirumah saya, makanya ayah saya gak ikut judi juga ditangkap. Sudah ada yang mengurus mas, dan dijanjikan tuntutan 9 bulan penjara," kata anak terdakwa Harmanto kepada suarahukum.com .

Menurutnya, ada 7 orang yang menjadi terdakwa. Namun berkas perkara dipisah (Splitsing). "Yang ditangkap sama polisi ada 7 orang, tapi (berkas) dibedakan 5 orang dan 2 orang. Yang 5 orang sudah diputus 6 bulan," tambahnya.

Sementara, JPU I Gede Willy Pramana mengaku, sengaja Splitsing karena ada perbedaan dalam perjudian. "Saya yang suruh (polisi) split, karena itu tadi perbedaan yang punya rumah sama pemain judi," akunya, 5 terdakwa lain tuntutan 8 bulan, putus 6 bulan.

Diketahui dalam dakwaan, terdakwa semuanya yang ditangkap di sebuah rumah Jl Wonosari Lor Baru 11/21 Surabaya, diantaranya Harmanto (48) asal Jl Wonosari Lor Baru 12 Surabaya, Agus Hariono (46) asal Jl Bulak Sari Gg. 2 Buntu Surabaya, M. Ali (45) asal Jl Wonosari Wetan 2 Surabaya. Wachid (40) dan Sudarmo (62) asal Jl Wonosari Lor 3-B Surabaya, Ratno (37) asal Jl Bulaksari 6 Surabaya dan Riyono (58) asal Jl Wonokusumo Bhakti 2 Surabaya.

Semua yang tertangkap langsung dijebloskan kedalam Polsek Sukomanunggal Polrestabes Surabaya, dan dijerat Pasal 303 KUHP tentang Perjudian. Baran bukti selain uang Rp 400 ribu, yang diamankan adalah, 5 mesin ding dong, 1 bulpen, 1 buku tulis, dan 1 dompet warna merah yang brisikan 741 koin. (Am)

Buntut Tersangka Kasus Tanah, Asipah Gugat Polda Jatim
Jaka Jatim Curiga Hibah Pemrov Ratusan Miliar Dikorupsi