Jaringan Narkoba Antar Provinsi Ditembak Mati

Jaringan Narkoba Antar Provinsi Ditembak Mati

suarahukum.com - Irwandi (29) asal Dusun Teungoh, Tanah Jambo aye kab Aceh Utara dan Abdul Munir (43) warga Dusun Keudee, Ulee titi-seunuddon kab Aceh Utara, juga satu orang tersangka asal Sidoarjo, ditangkap anggota Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jatim. Tidak hanya keduanya, pelaku Dwi Boedy Santoso (50) warga Hangtuah II/85 Sidoklumpuk Kabupaten Sidoarjo juga diamankan. Namun sayang, saat dikeler ke save housenya, Boedy berusaha kabur dan berhasil ditembak mati.

"Irwandi dan Abdul Munir, merupakan TO (Target Operasi) lama dari BNNP Jatim. Keduanya ditangkap Jum’at 11 Agustus siang saat berada di dalam kamar hotel Oval Surabaya. Keduanya ditangkap dari informasi intelijen BNNP yang bekerja memantau pergerakan pendistibusian sabu ini. Dari tangan kedua tersangka, petugas mendapati dua kilogram sabu yang disimpan didalam sepatunya. Barang haram akan diserahkan kepada seseorang asal Sidoarjo," kata Kepala Bidang (Kabid) Pemberantasan BNNP Wisnu Chandra, saat jumpa persnya, pada Jum'at (11/8/2017) malam.

Untuk diketahui, kedua tersangka sebelumnya mendapat telepon dari seseorang yang mengatakan akan mengambil barang (sabu) tersebut. Tersangka kemudian diarahkan untuk melakukan teknik penyerahan yang diawasi. Sesaat setelah barang bukti diserah terimakan, petugas akhirnya juga menangkap satu pelaku yang merupakan pengedar.

Satu pengedar yang turut ditangkap adalah Boedy, merupakan pengedar yang selama ini menjadi target petugas BNNP Jatim. Wilayah edar yang cukup luas di seputar Surabaya dan Sidoarjo membuat pelaku menjadi target yang paling dicari. Dalam peredarannya, Boedy kerap meminta kiriman barang dari Aceh dengan kuantitas berat hingga 2 kilogram selama dua minggu sekali.

Petugas BNNP Jatim, segera mengembangkan jaringan ini hingga ke Aceh. Pihaknya akan bekerja sama dengan BNNP Aceh, untuk mengusut mata rantai distribusi peredaran sabu skala besar antar provinsi di Indonesia ini.

Akibat perbuatannya, para tersangka diancam Pasal 114 ayat (2) subsider pasal 112 (2) juncto pasal 132 ayat (1) Undang-undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Dengan ancaman hukuman mati. (Am)

Bos PT Gala Bumi Perkasa Henry J Gunawan Ditahan
Hakim Perintahkan Polisi Lanjutkan Perkara Indrayono Sangkawang