Jaksa Ririn Indrawati Lupa Bawa BB Sabu 6,036 Gram

Jaksa Ririn Indrawati Lupa Bawa BB Sabu 6,036 Gram

suarahukum.com - Djarwadi alias Mastung, terdakwa penjual sabu seberat 6,036 gram, didepan Sekolah Taman Kanak-kanak Perum Semolowaru indah I Surabaya, diadili di ruang Kartika 1 Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Rabu (29/11/2017).

Dalam persidangan dakwaan, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ririn Indrawati dari Kejari Tanjung Perak, Surabaya tidak membawa barang bukti sabu 6,036 Gram. Hal tersebut membuat Ketua Majelis Hakim Hariyanto geram.

"Mana barang buktinya?" tanya Hariyanto.

Meski Ketua Majelis Hakim Hariyanto geram, Jaksa Ririn Indrawati menimpalinya dengan santai. "Lupa tidak dibawa majelis," jawabnya singkat.

Diketahui dalam dakwaan, terdakwa ditangkap anggota Satreskoba Polrestabes Surabaya didepan Sekolah Taman Kanak-kanak di Perum Semolowaru indah I Surabaya. Saat digeledah, polisi menemukan sabu-sabu 5.04 gram yang dibungkus bungkus dalam kertas tissue dan dilakban warna putih, tercentel dalam kaitkan sepeda motor Yamaha Mio L 5747 TI milik terdakwa.

Selanjutnya, saat dilakukan pengembangan penggeledahan di tempat kos terdakwa Jalan Tambak Segaran 2 Surabaya, berhasil ditemukan barang bukti 2 pocket sabu dengan berat masing-masing 0,83 gram.

Dengan berat Netto 0,649 gram dan 0,55 gram atau dengan berat Netto 0, 377 gram, sebuah timbangan elektrik dan satu bungkus plastik klip kosong. Bahwa sabu-sabu yang ada dalam penguasaan terdakwa diperoleh dari Lukito (DPO) yang dikirim ke terdakwa dengan cara diranjau melalui kurir yang bernama Budi (DPO). Sekali pengiriman, terdakwa untung Rp 300 ribu.

Berdasarkan Berita Acara Penimbangan barang bukti diketahui total berat sabu yakni 6,036 gram. Akibatnya, terdakwa mendekam dirutan Medaeng, dan dijerat Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (Am)

 

Dituding Terima Rp 35 Juta, Jaksa Yusuf Berani Disumpah Al Quran
Tongkat Komando Kapolrestabes Surabaya Berganti Tangan