Jaksa Farkhan Bantah Uang Suap Sabu Rp 500 Juta

Jaksa Farkhan Bantah Uang Suap Sabu Rp 500 Juta

suarahukum.com – Kabar tak sedap dari orang dekat terdakwa Park Hae Jin Alias Mr Park Bin Park Wo Kung, soal uang suap Rp 500 juta, dibantah oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejari Tanjung Perak, Surabaya, Jaksa Farkhan Junaedi.

Menurutnya, itu tidak benar. "Engga ada. Silahkan nanti dilihat dari tuntutan kita. Tunggu saja tuntutannya," katanya pada suarahukum.com, di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Kamis (14/12/2017).

Perhitungan yang ada, disebut Jaksa Farkhan sudah benar. "Kamu hitung brutto apa netto itu. Dalam dakwaan, kita tulis fakta. Itu Pasal 112 ayat (1) dan Pasal 127 ayat 1 huruf (a) RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika," ungkapnya.

Dengan nada keras, Jaksa Farkhan Junaedi meminta agar segala sesuatu soal sidang, langsung ditanyakan pada dirinya, bukan ke pimpinannya. "Gak perlu konfirmasi ke Kasipidum (Anggara Suryanagara) soal Pasal 127," tambahnya.

Menurutnya, pernyataan Kanit Idik III Satreskoba Polrestabes Surabaya, AKP Suhartono menimbukan gejolak. "Kalau ini (stetmennya) sampai ke Kasat (AKBP Roni Faisal Saiful Faton) mati dia. Kanit ini lempar bola panas ke kita," tegas Farkhan.

Sementara, saat disinggung munculnya Pasal 127, keterkaitan dengan Cansul Korean Embassy, Jaksa Farkhan tidak tahu menahu. "Gak pernah tahu soal ini," pungkasnya.

Kanit Idik III Satreskoba Polrestabes Surabaya, AKP Suhartono sebelumya memberikan keterangan pada wartawan, jika pihaknya awal tidak memberikan Pasal 127. Namun setelah pihak Cansul Korean Embassy menemui Kapolrestabes Surabaya, saat itu dijabat Kombes Pol M Iqbal, pihaknya tidak bisa berbuat apa-apa. "Awalnya tidak ada Pasal 127," dalihnya.

Pernyataan Suhartono, sesuai dengan statmen Kepala BNNP (Badan Narkotika Nasional Provinsi) Jatim, Drs Toni Sugiyanto. "Melalui tim kuasa hukum dan tim medis, keduanya (Park Insung dan Park Hae Jin) mendaftar rehabiitasi tanggal 8 Agustus 2017," terangnya.

Untuk diketahui, terdakwa Park Hae Jin (44) asal Korea, dalam perkara No 2770/Pid.Sus/2017/PN SBY disidang oleh Jaksa Farkhan Junaedi. Dijelaskan dalam dakwaan, saat penangkapan, polisi menemukan barang bukti berupa dua poket sabu berat sekitar 0,46 gram dan 0,64 gram beserta bungkusnya, sebuah buah pipet kaca yang masih ada sisa sabu dengan berat sekitar 3,56 gram, dan seperangkat alat hisap sabu.

Terdakwa Park Hae Jin ditangkap atas nyayian terdakwa lain Park Insung alias Justin Park (berkas dipisah perkara No 2771/Pid.Sus/2017/PN SBY) yang disidangkan Jaksa Agung Rokhaniawan. Park Insung sendiri ditangkap anggota Satreskoba Polrestabes Surabaya di Tower A Apartemen Water Place, unit 2512 Surabaya, Kamis (15/6/2017) malam. (Am/M12)

Saksi Ahli Sebut Notaris Berhak Laporkan Henry Jocosity Gunawan
I Ketut Suardhika Diputus Hukuman 5 Tahun Penjara