Ini Kendala Kejati Jatim Ungkap P2SEM

Ini Kendala Kejati Jatim Ungkap P2SEM

suarahukum.com - Mahasiswa yang tergabung dalam Komite Mahasiswa Anti Korupsi (KOMAK) kembali mendatangi kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur. Kedatangannya tak lain, kembali melakukan audensi meminta agar korps adhiyaksa ini mengusut korupsi Program Penanganan Sosial Ekonomi Masyarakat (P2SEM).

“Kami meminta untuk menindaklanjuti laporannya (alm) Fathurrosjid dan segera meminta Kejati Jatim untuk mengembangkan kasus P2SEM sesuai dengan fakta hukum di persidangan Fathorrosjid dan dr Bagoes,” ungkap Asmui Karim saat ditemui d Kejati Jatim, Kamis (15/2/2018) siang.

Pertemuan selama satu jam ini dimulai sejak pukul 11.00 Wib ini, disambut oleh Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Jatim Didik Farkhan Alisyahdi. Para mahasiswa ini berterimakasih dengan respon baiknya dengan janji menuntaskan kasus ini hingga tuntas.

“Saya berterimasih denga Kejati yang komitmen untuk mengungkap kasus P2SEM ini menindaklanjuti laporannya (alm) Fathurrosjid,” kata Asmui.

Meski ada janji prioritas, menurut Asmui, pihak Kejati Jatim ada kendala mengusut P2SEM. “Namun Pak Didik tadi sempet mengatakan ada kendala untuk memeriksa beberapa anggota Dewan yang saat ini tengah bertarung di Pilkada serentak,” terang Mahasiswa Jurusan Fisip Universitas W.R Soepratman (Unipra) ini.

Didik berjanji, setelah Pilkda kasus P2SEM akan dibuka lagi. “Pak Didik juga menegasakan nanti setelah Pilkada akan meriksa Angota DPRD Jatim yang namanya disebut oleh Fathorrosjid,” tambah Asmui.

Asmui, mengatakan, KOMAK akan terus menendorong Kejati Jatim dan mengawal kasus P2SEM ini. “Karena kasus P2SEM ini sangat menyengsarakan rakyat khususnya Rakyat Jawa Timur. Dan merugikan negara hingga puluhan miliar,” tegasnya.

Sementara, Didik Farkhan Alisyahdi pada suarahukum.com mengaku pihaknya akan tetap melakukan pengembangakan dalam kasus P2SEM ini. "Kita sudah sangat berpeduli kasus ini dengan yang kesatu ditangkapnya Dr Bagus, yang kedua kita mengeluarkan surat perintah penyelidikan, yang ketiga Dr Bagus sudah kami periksa. Hingga hari ini (Dr Bagus) sudah 3 kalinya kami periksa," terangnya, saat dihubungi melalu selulernya. (Am)

TKW Malaysia Selundupkan Sabu
Uang Korupsi Icraht Dikembalikan ke Pemkot Surabaya