Husen Diadili Karena tak Mampu Melunasi Pembelian Alphard

Husen Diadili Karena tak Mampu Melunasi Pembelian Alphard

suarahukum.com – Belum bisa melunasi pembelian Alphard buatan tahun 2011, Husin Bin Alwi, warga Jl Ampel Cempaka No 7 Surabaya diadili oleh Ketua Majelis Hakim Dede Suryaman, diruang Garuda Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Selasa (13/3/2018).

Dalam sidang agenda dakwaan ini, dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Damang dari Kejaru Surabaya. "Terdakwa didakwa dalam Pasal 378 KUHP tentang penipuan," katanya.

Diketahui dalam perkara No 700/Pid.B/2018/PN SBY, kasus ini berawal saat terdakwa Husin melakukan pembelian mobil toyota Alphard putih tahun 2011 nomor polisi B-818-NIS dengan harga Rp 530 juta, milik temannya Rizal. Transaksi jual beli ini dilakukan bulan Juli 2017.

Karena tidak punya uang, terdakwa melakukan pembayaran dengan cara down paymen (DP) Rp 150 juta, dan sisanya dibayarkan melalui transfer kerekening korban Rizal. Namun hingga Januari 2018, ternyata pelunasan belum juga terjadi.

Korban terus menagih janji pelunasan. Karena tidak ada titik temu, dan berbelit-belit, Husen kemudian dipolisikan. (Am)

Koruptor Jual Beli Jabatan Nganjuk Diganjar 2 Tahun
Dikeroyok Anggota Satpol PP Kota Surabaya Wiji Malah Dipenjara