Honorer Kecamatan di Surabaya Palsukan KTP

Honorer Kecamatan di Surabaya Palsukan KTP

suarahukum.com - Karena palsukan Kartu Tanda Penduduk (KTP), Hariyanto dan Eko Widodo, pegawai honorer Kecamatan Dukuh Pakis Surabaya harus duduk berada dipesakitan Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Kamis (23/1/2020).

Kedua terdakwa didakwa oleh JPU Dinneke Absari dengan Pasal 96A Jo Pasal 8 ayat (1) huruf c UU RI No 24 Tahun 2006 tentang Administrasi kependudukan Jo Pasal 55 ayat (1) KUHpidana.

Menurut saksi Selvi, tahun 2018 awalnya ia minta tolong kepada terdakwa Hariyanto dan Eko untuk dibuatkan KTP berseta suminya, Anwar Soetiono dengan alamat Jl. Pradah Kali Kendal Surabaya. Selvi diganti nama Dewi Anggraini dan Anwar Soetiono diganti nama Sugiharto Sayogo, alasannya nama sebelumnya di blacklist Bank

Kedua terdakwa kemudian mematok harga Rp 800 ribu. "Datanya pakai KTP lama dan saya serahkan ke terdakwa Hariyanto berta fotonya," kata Silvi diruang Sidang Sari 2 PN Surabaya.

Atas keterangan tersebut, Hariyanto tidak membantahnya."Iya bener pak Hakim," kata terdakwa.

Sementara, tugas Eko Widodo yakni mencetak KTP ditempat DPO Hadi dengan keuntungan masing-masing Rp 200 ribu. (Tok)

Gara-gara Surat Rumah, Suami Dipenjarakan
PNS Kementerian Pariwisata Hajar Orang Dijalan